Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Ekoteologi Harus Menjadi Perilaku Nyata

Abdillah M Marzuqi
24/1/2026 01:06
Ekoteologi Harus Menjadi Perilaku Nyata
Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad(Dok.HO)

DIREKTUR Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menyampaikan ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari. 

“Ekoteologi adalah bagian dari nilai keislaman. Iman tidak hanya tercermin dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ditjen Bimas Islam di Jakarta, Kamis (22/1).

Ia mengungkapkan pihaknya telah menjalankan sejumlah program berbasis lingkungan. Salah satunya pembangunan 154 KUA dengan konsep green building yang ramah lingkungan. Selain itu, terdapat program wakaf pohon yang melibatkan 1,5 juta calon pengantin, serta pengembangan Hutan Wakaf seluas 40 hektare di 11 lokasi yang disinergikan dengan IPB, MOSAIC, dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Abu Rokhmad juga menekankan peran masjid sebagai pusat edukasi ekoteologi. Saat ini, terdapat 1.507 masjid pilot yang dikembangkan sebagai masjid ramah lingkungan. “Masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan kesadaran ekologis,” katanya.

Gerakan ekoteologi juga digerakkan melalui Majelis Taklim dengan program penanaman satu juta pohon matoa, sebagai upaya menumbuhkan kepedulian lingkungan di tingkat komunitas.

Pada aspek akademik dan penguatan narasi keagamaan, Kemenag menggelar International Conference on Islamic Ecotheology for The Future of The Earth yang melibatkan para pakar dan akademisi. Abu Rokhmad menilai konferensi tersebut penting untuk memperkuat landasan ilmiah dan literasi ekoteologi.

“Pesan lingkungan harus menjadi bagian dari ajaran agama yang mudah dipahami dan diamalkan,” tandasnya. (M-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya