Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Penduduk lanjut usia atau lansia merupakan 9,9 % dari total penduduk Indonesia, atau sebanyak 26,8 juta orang (BPS, 2020). Masalah yang sering dihadapi penduduk lansia adalah masalah kesehatan. Hal itu mengingat umur yang tak lagi muda dan faktor fisik yang menua. Lansia juga merupakan kelompok rentan terpapar virus covid-19.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Deputi Bidang Disabilitas dan Lansia Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Ade Rustama menjelaskan bahwa perlindungan kesehatan bagi lansia menjadi hal yang penting untuk dilakukan.
Baca juga: Terjangan Cuaca Ekstrem dalam Sorotan Laporan Sains Iklim PBB
Ade menerangkan, pemerintah saat ini tengah berupaya untuk menjaga lansia agar mereka bisa menua dengan sehat. Upaya yang dilakukan pemerintah yaitu membuat lansia dapat beraktivitas dengan baik dan menjaga kapasitas fisik dan mentalnya.
"Perlu upaya preventif dan juga perlu disiapkan perawatan jangka panjang. Di antaranya membuat perbuahan di lingkungan yang lebih ramah lansia, seperti di lingkungan perumahan, ruang publik, transportasi, sehingga itu bisa diakses dan mendukung lansia dengan berbagai kebutuhannya," ujar Ade dalam keterangan resmi, Sabtu (24/7).
Upaya-upaya tersebut, kata Ade, untuk memastikan lansia dapat menua dengan aman di tempat yang tepat, serta dapat berkontribusi di komunitasnya, juga menjaga kemandiriannya.
"Upaya menciptakan penuaan yang sehat ini dapat membuat masyarakat yang kohesi, damai, aman, dan berkelanjutan," tuturnya.
Lebih lanjut, Asdep Ade mengatakan, di kondisi pandemi, kebutuhan dasar akan pelayanan kesehatan bagi lansia juga tak boleh terabaikan.
Lansia pun juga menjadi kelompok yang rentan terpapar virus. Karenanya, kata dia, pemberdayaan kesehatan untuk lansia harus bisa dioptimalkan.
"Karena itu fasilitas kesehatan harus bisa menyesuaikan dengan kondisi lansia dengan memperketat protokol kesehatan dan menciptakan inovasi pelayanan untuk lansia," ucap Ade.
Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Erna Mulati menjelaskan, dalam Rencana Aksi Nasional Kesehatan Lansia 2020-2024, akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi lanjut usia menjadi penekanan utama.
Erna menerangkan, kualitas pelayanan kesehatan bagi lansia harus menjadi perhatian bagi pemerintah dserah, mulai dari tingkat provinsi yakni di RSUD, Kabupaten/Kota sampai tingkat kelurahan dan desa seperti di posyandu dan puskesmas. (H-3)
Ingin mudik aman tanpa drama? Simak panduan lengkap manajemen stres dan kenyamanan kabin khusus untuk perjalanan bersama anak-anak dan lansia di sini
Efektivitas terapi kanker harus berjalan selaras dengan kondisi fisik dan psikologis pasien.
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Studi JAMA 2026 ungkap 32% kasus demensia terkait gangguan pendengaran. Simak tanda awal dan cara alat bantu dengar cegah penurunan kognitif hingga 50%.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved