Sabtu 24 Juli 2021, 12:31 WIB

Pemerintah Upayakan Perlindungan Kesehatan Bagi Lansia

Atalya Puspa | Humaniora
Pemerintah Upayakan Perlindungan Kesehatan Bagi Lansia

ANTARA/Makna Zaezar
Petugas mengecek kesehatan warga lansia sebelum menerima vaksin covid-19 di Tanjung Pinang, Palangkaraya, Kalteng, Rabu (30/6/2021)

 

Penduduk lanjut usia atau lansia merupakan 9,9 % dari total penduduk Indonesia, atau sebanyak 26,8 juta orang (BPS, 2020). Masalah yang sering dihadapi penduduk lansia adalah masalah kesehatan. Hal itu mengingat umur yang tak lagi muda dan faktor fisik yang menua. Lansia juga merupakan kelompok rentan terpapar virus covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Deputi Bidang Disabilitas dan Lansia Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Ade Rustama menjelaskan bahwa perlindungan kesehatan bagi lansia menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

Baca juga: Terjangan Cuaca Ekstrem dalam Sorotan Laporan Sains Iklim PBB

Ade menerangkan, pemerintah saat ini tengah berupaya untuk menjaga lansia agar mereka bisa menua dengan sehat. Upaya yang dilakukan pemerintah yaitu membuat lansia dapat beraktivitas dengan baik dan menjaga kapasitas fisik dan mentalnya.

"Perlu upaya preventif dan juga perlu disiapkan perawatan jangka panjang. Di antaranya membuat perbuahan di lingkungan yang lebih ramah lansia, seperti di lingkungan perumahan, ruang publik, transportasi, sehingga itu bisa diakses dan mendukung lansia dengan berbagai kebutuhannya," ujar Ade dalam keterangan resmi, Sabtu (24/7).

Upaya-upaya tersebut, kata Ade, untuk memastikan lansia dapat menua dengan aman di tempat yang tepat, serta dapat berkontribusi di komunitasnya, juga menjaga kemandiriannya.

"Upaya menciptakan penuaan yang sehat ini dapat membuat masyarakat yang kohesi, damai, aman, dan berkelanjutan," tuturnya.

Lebih lanjut, Asdep Ade mengatakan, di kondisi pandemi, kebutuhan dasar akan pelayanan kesehatan bagi lansia juga tak boleh terabaikan.

Lansia pun juga menjadi kelompok yang rentan terpapar virus. Karenanya, kata dia, pemberdayaan kesehatan untuk lansia harus bisa dioptimalkan.

"Karena itu fasilitas kesehatan harus bisa menyesuaikan dengan kondisi lansia dengan memperketat protokol kesehatan dan menciptakan inovasi pelayanan untuk lansia," ucap Ade.

Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Erna Mulati menjelaskan, dalam Rencana Aksi Nasional Kesehatan Lansia 2020-2024, akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi lanjut usia menjadi penekanan utama.

Erna menerangkan, kualitas pelayanan kesehatan bagi lansia harus menjadi perhatian bagi pemerintah dserah, mulai dari tingkat provinsi yakni di RSUD, Kabupaten/Kota sampai tingkat kelurahan dan desa seperti di posyandu dan puskesmas. (H-3)

Baca Juga

DOK UNJ

UNJ Juara Umum LPTK Cup X 2021

👤Widhoroso 🕔Senin 06 Desember 2021, 19:57 WIB
LPTK Cup X 2021 yang berlangsung sejak 2 Desember lalu, resmi berakhir Minggu...
Dok.MI

Indonesia Darurat Kekerasan Seksual

👤Atalya Puspa 🕔Senin 06 Desember 2021, 19:10 WIB
Yang menjadikannya lebih gawat, kata Andy, penanganan untuk kasus kekerasan seksual secara khusus masih terbatas dan sangat...
DOK Pribadi.

Tips Mississippi Ladies untuk Wanita Tampil Rapi dan Bergaya

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Desember 2021, 19:05 WIB
Koleksi terbaru Mississippi Ladies terbagi menjadi dua konsep yaitu koleksi yang tetap terhubung dan memiliki cerita tema tentang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya