Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA meningkatkan disiplin masyarakat lewat pemahaman yang utuh terkait pengendalian covid-19 oleh para anggota keluarga mendesak dilakukan. Ini penting untuk mencegah penyebaran covid-19 meluas.
"Klaster penyebaran covid-19 saat ini sudah masuk satuan masyarakat terkecil yaitu keluarga. Perlu gerakan masif untuk mewujudkan anggota keluarga yang sadar dan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/6).
Catatan Komite Penanganan Covid-19 Nasional dalam Covid19.go.id, hingga Senin (28/6) jumlah kasus terkonfirmasi positif di Jawa Timur sebanyak 165.013 kasus dan 14.173 kasus di antaranya terjadi pada anak-anak di bawah usia 18 tahun. Paparan covid-19 pada anak tersebut, jelas Lestari, mengutip laporan Satgas Covid-19, akibat semakin banyaknya tercipta klaster keluarga dalam beberapa pekan terakhir.
Yang sangat memprihatinkan, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, dari 14.173 kasus positif covid-19 pada anak di Jatim itu, sejumlah 75 anak meninggal dunia. Upaya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan keluarga dalam melaksanakan protokol kesehatan, tegas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus menjadi prioritas dan masif dilakukan untuk meredam laju penularan meluas.
Keterlibatan para pemangku kepentingan di wilayah seperti RT/RW, lurah, camat, hingga gubernur, ujar Rerie, sangat diharapkan untuk menginisiasi kepatuhan dan kedisplinan menjalankan prokes setiap keluarga di wilayah masing-masing. Rerie berharap upaya tersebut bisa menekan penularan covid-19 terhadap anak juga berpotensi menekan jumlah kasus positif covid-19 secara umum di setiap wilayah.
Dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di setiap wilayah, ujarnya, upaya sosialisasi masif terkait disiplin prokes harus konsisten dilakukan agar setiap keluarga di wilayah mereka menyadari pentingnya menerapkan prokes dalam keseharian. Menurut Rerie, saat ini berbagai upaya harus dilakukan untuk mengurangi beban di sektor hilir dalam pengendalian covid-19.
Soalnya, saat ini sejumlah fasilitas kesehatan kewalahan menangani gelombang peningkatan jumlah pasien covid-19 yang datang. Belum lagi, tegasnya, semakin terbatas jumlah ruang isiolasi, ICU, oksigen, hingga jumlah tenaga medis.
Bila kesadaran dan disiplin prokes masyarakat tidak bisa ditingkatkan secara signifikan, jelas Rerie, sedangkan fasilitas kesehatan tidak mampu lagi menerima pasien, potensi orang terpapar covid-19 telantar dan tidak mendapat pelayanan dengan baik akan semakin besar. Kondisi itu, tegas Rerie, berpotensi menghambat upaya pengendalian covid-19
di Tanah Air. (RO/OL-14)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan.
Lingkungan harus memiliki kepekaan untuk membedakan kapan waktu untuk mendekat dan kapan harus memberi ruang bagi orang yang berduka.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Keseimbangan antara karier ibu bekerja dan pengasuhan sangat ditentukan oleh seberapa kuat dukungan keluarga.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved