Sabtu 12 Juni 2021, 21:39 WIB

Keputusan Arab Saudi Tepis Gempuran Hoaks soal Haji

Rahmatul Fajri | Humaniora
Keputusan Arab Saudi Tepis Gempuran Hoaks soal Haji

ANTARA FOTO/Muhammd Arif Pribadi
Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhid Sa'adi

 

WAKIL Kementerian Agama Zainut Tauhid mengatakan keputusan Kerajaan Arab Saudi tentang kuota haji 2021 menepis isu mengenai lemahnya diplomasi Indonesia. Sebelumnya, muncul isu salah satunya mengenai lemahnya diplomasi Indonesia terhadap Arab Saudi menjadi penyebab Indonesia tidak memberangkatkan jemaah pada Haji tahun ini.

"Hal tersebut menepis banyak hoaks yang beredar di masyarakat tentang pembatalan penyelenggaraan haji Indinesia tahun 2021, seperti hoaks masalah diplomasi, vaksin dan tanggungan utang yang belum dibayar," kata Zainut kepada Media Indonesia, Sabtu (12/6).

Zainut mengatakan keputusan Arab Saudi tentang pembatasan kuota haji jelas karena masih adanya pandemi covid-19.

"Keputusan Pemerintah KSA sejalan dengan keputusan Pemerintah Indonesia, bahwa covid-19 yang menjadi alasan utama tidak dibukanya jemaah haji dari luar Arab Saudi," kata Zainut.

Baca juga: Menag: Seperti Indonesia, Arab Saudi Menomorsatukan Keselamatan

Seperti diketahui, Kerajaan Arab Saudi mengambil keputusan membatasi pendaftaran haji tahun ini sehubungan dengan pandemi covid-19.

"Didasarkan pada keinginan terus-menerus Kerajaan untuk memungkinkan para tamu dan pengunjung di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi untuk melakukan ritual haji dan umrah. Kerajaan mengutamakan kesehatan dan keselamatan manusia," ungkap Kementerian Kesehatan dan Haji, dilansir dari Arab News, Sabtu (12/6),

Orang yang diizinkan melaksanakan ibadah haji berusia 18 hingga 65 tahun dan harus terbebas dari penyakit kronis. Selain itu, calon jemaah haji juga telah menjalani vaksinasi sedikitnya satu dosis vaksin covid-19 minimal 14 hari sebelumnya atau jemaah yang telah sembuh dari korona dan telah mendapatkan vaksin.

Sementara itu, Arab News melaporkan seorang wakil menteri haji mengatakan Arab Saudi mendapatkan informasi bahwa negara-negara Muslim dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) juga menyambut baik keputusan Kerajaan Arab Saudi.

pemahaman yang besar dari negara-negara Muslim atas keputusan untuk membatasi peserta haji tahun ini. Organisasi Kerjasama Islam telah menyambut baik keputusan Arab Saudi untuk membatasi haji 2021 untuk jemaah haji dari dalam Kerajaan. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA/Sigid Kurniawan

Menlu Retno Minta Saudi TInjau Kebijakan Vaksin dan Umrah Bagi WNI

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 22 September 2021, 11:30 WIB
Kewajiban melampirkan sertifikat vaksin penguat ini dianggap memberatkan...
Ist

Lembaga Riset Taiwan CDRI Gelar Indonesia Urban Life Safety

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 22 September 2021, 11:28 WIB
CDRI mengadakan “Indonesia Urban Life Safety” dengan bimbingan dari Biro Perdagangan dan Ekonomi Internasional Kementerian...
Ist/Wikipedia

Mahasiswa UGM Teliti Potensi Jamur Endorfit untuk Antivirus Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 22 September 2021, 11:13 WIB
Empat mahasiswa UGM mencoba berinovasi dalam mengembangkan antivirus SARS-CoV-2 atau Covid-19 menggunakan jamur endofit dari mangrove...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Miliarder Baru dari Pundong

MASYARAKAT dihebohkan dengan video viral warga Dukuh Pundong III, Kelurahan Tirtoadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membeli tiga mobil dengan uang tunai.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya