Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menurunkan target capaian devisa sektor pariwisata periode 2021-2022. Pernyataan itu disampaikan Sandi, sapaan akrabnya, saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi X DPR RI.
Sandiaga menyebut adanya rencana perubahan dan penyesuaian sasaran strategis di masa pandemi covid-19. Adapun perubahan target devisa 2021 dari US$4,8-8,5 miliar menjadi US$300-410 juta.
"Sementara untuk target capaian devisa 2022, dari US$10,6-11,3 miliar, menjadi US$830juta-US$1,44 miliar," ujar Sandi dalam keterangannya, Kamis (3/6).
Baca juga: Work From Bali, Tingkat Okupansi Hotel Ditargetkan Naik Jadi 30%
Revisi juga dilakukan terhadap target kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun ini. Dari sebelumnya di kisaran 4-7 juta kunjungan, kemudian menjadi 1,5-2,1 juta kunjungan. Diketahui, perbatasan internasional masih ditutup, lalu ada prediksi bahwa kunjungan wisatawan internasional belum pulih hingga 2024.
"Sehingga, kita perlu memberikan semangat bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif melalui kebijakan," imbuh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Baca juga: Sandiaga Angkat Tempe Jadi Bagian Diplomasi RI
Wakil Menparekraf Angela Tanoesoedibjo menjelaskan bahwa pihaknya mengajukan nilai pagu indikatif untuk anggaran 2022 sebesar Rp3,8 triliun. "Angka ini turun 16,39% dibanding anggaran 2021 yang sebesar Rp4,5 triliun," kata Angela.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk tiga program utama. Rinciannya, program dukungan manajemen sebesar Rp1,06 triliun, program kepariwisataan dan ekonomi kreatif sebesar Rp1,7 triliun, kemudian program pendidikan dan pelatihan vokasi sebesar Rp1,02 triliun.
Diketahui, capaian devisa dari sektor pariwisata terimbas pandemi covid-19. Pada 2019, devisa sektor pariwisata mencapai US$16,9 miliar. Namun, pada 2020 turun drastis menjadi US$3,54 miliar. Lalu, jumlah tenaga kerja pariwisata juga mengalami penurunan, yakni menjadi 13,97 juta orang pada 2020.(OL-11)
UPAYA pemberdayaan ekonomi perempuan kembali mendapat sorotan, kali ini melalui pendekatan yang tidak biasa dengan menggabungkan keterampilan kuliner dengan teknologi digital.
Sebanyak 100 paket sembako disalurkan, antara lain berisi 3 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, 1 Botol sirup dan 0,5 kilogram gula pasir.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan Majelis Taklim Darratun Nasihin menggelar kegiatan santunan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu.
Kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk bazar sembako murah yang berlangsung di Jalan Pisangan Baru, tepatnya di belakang SDN 11 Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur, pada Selasa (17/3).
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama SKIES Indonesia menggelar Workshop Baking Takjil Viral di Aula Kelurahan Jatisampurna, Bekasi pada Kamis (12/3) lalu.
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, kolaborasi, serta kreativitas bagi dunia usaha dalam menghadapi perubahan ekonomi.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved