Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mencanangkan kebijakan work from Bali (WFB) atau bekerja dari Bali dengan melibatkan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari delapan kementerian. Dengan adanya langkah itu, diharapkan tingkat okupansi hotel atau penginapan lainnya di Pulau Dewata melonjak menjadi 30%.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat konferensi pers virtual, Rabu (2/6).
"Dengan work from Bali ini kami yakin akan mengangkat tingkat keterhunian hotel-hotel di Bali yang sekarang dibawah 10%, naik paling tidak mencapai 30%," ungkapnya.
Sandiaga mengaku telah melakukan WFB pada kuartal I 2021 ini. Dia mengklaim dengan menyosialisasikan bekerja dari Bali, sudah ada peningkatan hampir tiga kali lipat kunjungan wisatawan yang masuk dari Bandara Ngurah Rai, Bali.
Jumlah itu semula dari 2.500 wisatawan di Bali pada awal Januari, saat ini sudah berada di level 7.000 hingga 7.500 orang.
"Berarti ada peningkatan yang kami syukuri. Namun (WFB) ini hanya pemicu saja. Harus ada sinergi dari stakeholder, masyarakat," tutur Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.
Baca juga: Work from Bali, Pariwisata Berdenyut Kembali
Sebelumnya, Sandiaga menjabarkan, dari data yang dihimpun Kemenparekraf, tingkat hunian kamar hotel di Bali pada Februari 2021, hotel bintang di 10% tepatnya di angka 8,99% dan hotel non-bintang 7,7%. Lalu rata-rata lama menginap hunian hotel pada Februari tahun ini rata-rata 2,67 hari dan hotel non bintang 1,89 hari.
Adapun delapan kementerian yang dimintakan ASN bekerja dari Bali ialah Kemenko Marves, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian ESDM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenhub, Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Kementerian Investasi.
"Skema bekerja di bali ini dalam tahap rumusan akhir, harapannya ada 25% ASN yang diusulkan untuk bisa mengikuti WFB, kegiatan pertemuan atau rapat pihak swasta bisa dilakukan di Bali juga," jelas Sandiaga beberapa waktu lalu.(OL-5)
SANDINATION Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/2).
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
Direktur Utama PT AI Indonesia Sony Subrata meyakini bahwa teknologi AI dapat diterapkan secara nyata untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata Indonesia.
Swiss-Belhotel Pondok Indah mempersembahkan perayaan Imlek yang akan berlangsung pada Selasa (17/2), di Swiss-Café Restaurant, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.
Selain menu Timur Tengah, Neo+ Airport Jakarta tetap menyediakan hidangan favorit Nusantara dan Barat untuk memberikan variasi rasa yang lengkap.
Seluruh keseruan dan daya tarik tahun baru Imlek dapat dinikmati di Novotel Tangerang. Selain menyajikan hidangan khas Negeri Tirai Bambu, terdapat atraksi Barongsai hingga Kungfu Tea Master.
WINR resmi menggandeng Artotel Group untuk mengelola tiga proyek hotel di Kota Batam. Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Perseroan
Sebagai bagian dari ARTOTEL Group yang mengusung konsep art, lifestyle, and experiential hospitality, De Braga by ARTOTEL terus mengembangkan pendekatan kreatif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved