Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pendemi Covid-19 di Indonesia masih belum menunjukkan tren penurunan. Untuk mencegah dan menekan kasus Covid-19, selain penerapan protokol kesehatan, pemerintah juga melaksanakan vaksinasi Covid-19.
Bahkan pemerintah telah menyiapkan lebih dari 50 juta vaksin Sinovac. Namun sayangnya di tengah program vaksinasi Covid-19 tersebar misinformasi atau hoaks seputar vaksin Covid-19.
Misinformasi dari soal masalah kehalalan dan efek samping vaksin Covid-19 menyebar luas ke masyarakat melalui media sosial (medsos).
Untuk meluruskan misinformasi tersebut, perusahaan jasa layanan kesehatan, Medika Plaza, menggelar webinar dengan mengambil tema “Vaksin Covid-19 dan Mitosnya”.
“Sampai sekarang pun masih banyak sliweran hoaks vaksin (Covid-19) di medsos. Padahal program vaksin dari pemerintah sudah mau masuk tahap ketiga. Sementara masyarakat lebih percaya pada mitos. Harus ada yang berani meluruskan," kata Marketing and Communication Head Medika Plaza, Rahman Ghany.
Dalam keterangan pers, Jumat (9/4), sebagai narasumber dosen luar biasa dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk memberi penjelasan.
Dokter Suryo yang juga anggota dari Perhimpunan Spesialis Kedokteran Indonesia (Perdoki) berharap di era digital ini, sangat penting bagi masyarakat untuk pintar-pintar memilah mana yang benar-benar fakta, bukan hanya yang dianggap benar.
"Sebagai pihak yang mengetahui faktanya pun, sudah menjadi kewajiban untuk meluruskan derasnya alur informasi digital yang juga akan membantu pemerintah memberantas hoaks," tuturnya. (RO/OL-09)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
MENGHADAPI dinamika era digital di tahun 2026, kecemasan orang tua terhadap dampak negatif internet sering kali berujung pada kebijakan larangan total media sosial bagi remaja.
Setelah hampir tiga dekade media sosial memasuki sendi-sendi kehidupan masyarakat, pemerintah akhirnya mengakui bahaya media sosial bagi anak-anak.
Akun medsos anak di bawah 16 tahun terancam dihapus permanen! Simak aturan lengkap PP Tunas dan cara kerja verifikasi wajah yang bikin anak tak bisa bohong umur lagi.
Fenomena oversharing, kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pengguna.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved