Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi yang akan terjadi pada Senin (15/3) hingga Rabu (17/3) mendatang di sejumlah wilayah perairan Indonesia.
Deputi bidang Klimatologi BMKG Herizal menjelaskan pusat tekanan rendah 1008 hPa terpantau Perairan barat daya Filipina dan pola sirkulasi di Barat Kalimantan. Oleh karena itu, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Utara - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 18 knot.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara dan Perairan Kepulauan Natuna," kata Herizal dalam keterangan resmi Senin (15/3).
Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,5 meter atau sedang yang berpeluang terjadi pada beberapa perairan seperti di perairan utara Sabang, perairan barat Sumatera, Samudra hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa - Sumba, Samudra Hindia selatan Jawa - NTT, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Laut Natuna utara, perairan Kep. Anambas - Kep. Natuna, perairan utara Talaud, Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua barat.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).
Kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar(kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m)
"Kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-2)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
BMKG memprakirakan Jakarta diguyur hujan ringan hingga sedang pada Minggu (15/2/) dengan suhu 24–30°C. Secara nasional, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada puncak musim hujan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 14 Februari 2026. Waspada potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di seluruh wilayah DKI.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca signifikan yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu, 14 Februari 2026.
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
BMKG menegaskan kondisi cuaca pada periode Hari Raya dan Libur Idul Fitri 1447 H/2026 relatif kondusif. Namun, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi
BMKG memperingatkan, perubahan iklim sudah berdampak nyata di Indonesia, termasuk hujan ekstrem, suhu tinggi, dan menyusutnya es di Puncak Jaya, Papua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved