Minggu 07 Maret 2021, 21:38 WIB

KOWANI: Perempuan Indonesia Inklusif dan Siap Masuki Era 5.0

mediaindonesia.com | Humaniora
KOWANI: Perempuan Indonesia Inklusif dan Siap Masuki Era 5.0

Ist
Ketua Umum Kowani, Giwo Rubianto Wiyogo

 

BAGI Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Hari Perempuan Internasional/ International Women’s Day (IWD) yang diperingati 8 Maret, di seluruh dunia menjadi momentum penting, terkhusus bagi perempuan Indonesia.

Menurut Ketua Umum Kowani, Giwo Rubianto Wiyogo, organisasi yang dipimpinnya menyambut baik IWD tahun ini sebagai sebuah wadah federasi beranggotakan hampir 100 organisasi wanita di Indonesia, Kowani secara konsisten terus mengupayakan kesetaraan gender

Mengusung tema 'Choose To Challenge', IWD seolah ingin meneguhkan konsistensi perjuangan kaum perempuan dalam menyuarakan bias dan ketidaksetaraan gender. Pose mengangkat satu tangan tinggi-tinggi menjadi simbol komitmen perempuan menantang setiap bentuk ketidaksetaraan, bias gender, dan membantu membentuk dunia yang inklusif.

Maka itu, Kowani terus mendorong perempuan Indonesia sebagai 'Ibu Bangsa' untuk dapat berperan aktif, baik di ruang domestik sebagai 'guru' utama bagi generasi penerus bangsa, juga di ruang publik guna eksis dan mampu berkarya bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

"Perempuan Indonesia haruslah menjadi pribadi yang merdeka melaksanakan dharma," kata, Minggu (7/3).

Baca juga : Perempuan Harus Mampu Menjawab Tantangan yang Kian Beragam

Giwo menjelaskan, Kowani melalui berbagai kesempatan secara aktif mendorong perempuan Indonesia untuk maju dan berkarya dalam berbagai bidang.

 "Saat ini, dunia telah memasuki era 5.0. Perempuan Indonesia pun harus siap menjawab tantangan zaman dalam masyarakat 5.0," ujar Giwo Rubianto.

Menurut Giwo, meski tantangan masih dihadapi oleh perempuan Indonesia, baik diskriminasi maupun tindak kekerasan, namun jangan menyurutkan spirit kaum perempuan untuk maju dan bangkit menghadapi tantangan kemajuan teknologi yang demikian pesat.

"Hari Perempuan Internasional menjadi saat dimana kita melakukan refleksi serta meneguhkan harapan bagi perempuan Indonesia untuk bergerak maju. Saatnya perempuan Indonesia menunjukkan kemampuan dan jati dirinya sebagai Ibu Bangsa yang produktif, inovatif, kreatif dan inklusif," tukas Giwo Rubianto. (RO/OL-2)

Baca Juga

Antara/Mohamad Hamzah

Pengawasan Ketat Ternak Impor dan Karantina Hewan Cegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:44 WIB
“Titik-titik pemeriksaan, pengawasan dan karantina untuk sapi impor perlu menjadi fokus pemerintah supaya PMK tidak semakin...
DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya