Jumat 29 Januari 2021, 16:30 WIB

Epidemiolog UGM Minta Pembatasan Ketat untuk Tangkal Covid-19

Ardi Teristi Hardi | Humaniora
Epidemiolog UGM Minta Pembatasan Ketat untuk Tangkal Covid-19

Antara/Maulana Surya
Pemudik menggunakan telepon genggam saat menghuni tempat karantina khusus di Solo Technopark, Jebres, Solo, beberapa waktu lalu.

 

KASUS covid-19 di Indonesia menyentuh sejuta pada Selasa (26/1). Untuk memperoleh hasil yang diharapkan, diperlukan kebijakan yang mampu menurunkan mobilitas secara masif, setidaknya hingga mencapai 70%.

Pembatasan secara ketat mungkin akan menuai respons negatif dari masyarakat. "Tapi, langkah ini sudah dilakukan di sejumlah negara dan terbukti membuat negara-negara tersebut mampu melewati gelombang pertama pandemi," ujar epidemiolog UGM Riris Andono lewat siaran pers dari Humas UGM, Jumat (29/1).

Ia juga menyampaikan, jika lebih 70% populasi tidak melakukan pergerakan di luar rumah selama dua minggu, mereka yang telah tertular dapat sembuh di tempat tinggalnya. Mereka juga tidak sempat menularkan virus kepada orang lain.

"Mereka yang tinggal serumah mungkin bisa tertular, tapi penularannya akan berhenti di rumah tersebut," jelas dia. Setelah itu, tes and treat harus digencarkan lagi untuk mencari orang-orang yang masih memiliki kemungkinan menularkan setelah dua minggu.

Keseriusan pemerintah dalam menangani pandemi covid-19 juga harus ditunjukkan dalam implementasinya, tidak hanya dalam merancang kebijakan memperpanjang PPKM. "Kenormalan baru itu bukan berubah menjadi suatu kondisi yang tetap. Kondisi tarik ulur seperti ini, antara pengetatan dan pelonggaran, itulah new normal," pungkas dia. (OL-14)

Baca Juga

Antara

16 Ribu Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua Per 30 Juni

👤Theofilus Ifan Suciptp 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:02 WIB
Total 168.980.896 orang telah menerima vaksin lengkap per Kamis...
DOK.MI

Mimbar Agama Rentan Disalahgunakan Kelompok Radikalisme

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 23:00 WIB
Radikalisme yang mengatasnamakan agama untuk melakukan penyebaran atau propaganda paham...
Antara

82,26% Remaja Terima Vaksin Dosis Lengkap per 30 Juni

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 30 Juni 2022, 22:38 WIB
Sebanyak 21.969.166 remaja usia 12 hingga 17 tahun telah menerima vaksin dosis lengkap per Kamis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya