Jumat 15 Januari 2021, 22:25 WIB

Bantu Gempa Sulbar, Kemensos Keluarkan Logistik Gudang Sulbar 

Suryani Wandari Putri Pertiwi | Humaniora
Bantu Gempa Sulbar, Kemensos Keluarkan Logistik Gudang Sulbar 

Antara?Akbar Tado
Dampak gempa di Mamuju, Sulbar

 

KEMENTERIAN Sosial telah menyiapkan kebutuhan dasar dan kebutuhan pokok untuk para korban gempa di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Bantuan logistik berasal dari gudang di Mamuju dan dikirim dari gudang regional di Makassar, Sulawesi Selatan. 

Menteri Sosial Tri Rismaharini telah memerintahkan jajarannya untuk secepatnya mengirimkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) wilayah sekitarnya, Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP), serta menyalurkan berbagai bantuan logistik menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,2 yang mengguncang Majene dan Mamuju, propinsi Sulwesi Barat. 

"Bantuan logistik sudah dalam perjalanan menuju lokasi terdampak gempa. Tim LDP melaporkan bahwa mereka juga sudah bergerak. Kita upayakan bantuan secepat-cepatnya untuk penanganan warga terdampak gempa," jelas Risma dalam siaran resmi, Jumat (15/1). 

Untuk pertolongan pertama, Taruna Siaga Bencana (TAGANA) setempat telah melakukan evakuasi bersama BPBD dan TNI-Polri. Bantuan logistik seperti matras, tenda, perlengkapan anak, perlengkapan lansia, makanan siap saji, dan lainnya dikirimkan bertahap.

Baca juga : PMI Kerahkan Puluhan Relawan ke Lokasi Gempa Majene          

"Semua logistik di gudang Sulbar dikeluarkan untuk membantu masyarakat. Dapur umum akan didirikan di titik pengungsian. Segera kami informasikan updatenya. Satu unit mobil dapur umum bisa memasak sampai 2000 nasi bungkus dalam satu kali masak, sehingga dalam sehari bisa menghasilkan 6000 nasi bungkus,” tambah Risma. 

Risma menegaskan, pemerintah akan memberikan santunan kepada korban yang meninggal dunia. "Datanya akan terus kami perbarui karena tim masih terus melakukan pendataan. Sesuai SOP, untuk korban meninggal akan mendapat santunan Rp15 juta per orang yang diserahkan kepada ahli waris. Namun ini tentunya akan diserahkan menunggu seluruh data masuk," pungkas mantan Walikota Surabaya ini. 

Rencananya, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos M Safii Nasution akan memimpin tim menuju lokasi gempa untuk melakukan identifikasi kebutuhan dan berkoordinasi dengan pemda setempat. 

Sejumlah bangunan bertingkat di kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, roboh akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi Jumat, pukul 02.28 Wita. Pusat gempa berada di 4 kilometer Timur Laut Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Namun, getaran gempa terasa hingga Mamuju, Makassar hingga Palu. (OL-7)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

2021 Unit GeNose C19 Didistribusikan ke Berbagai Daerah

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 02 Maret 2021, 07:37 WIB
Sebanyak 2021 unit alat pendeteksi keterpaparan covid-19, GeNose C19, mulai didistribusikan ke berbagai daerah mulai Senin...
 CHARLY TRIBALLEAU / AFP

Epigallo Dalam Teh Hijau Bisa Mengurangi Efek Bahaya Covid-19

👤Siswantini Suryandari 🕔Selasa 02 Maret 2021, 07:08 WIB
Salah satu bahan alami yang baru-baru ini mendapatkan perhatian dari para ilmuwan adalah Epigallocatechin Gallate (EGCG), atau yang...
MI.Marcell  Kellen

Kepala BKKBN : Bonus Demografi bisa Dongkrak Perekonomian

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 03:20 WIB
"Jadi jangan sampai usia produktif kita banyak, tapi malah pendapatan per kapita kita rendah, itu yang kita mau hindari,"...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya