Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN Umum Produksi Film Negara (Perum PFN) kembali menggelar Vital Voices Festival (VVF) 2020 di Jakarta, 5-12 Desember 2020. Tema yang diangkat kali ini adalah Peran Perempuan Dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Melalui Industri Kreatif
"Vital Voices Festival ini, 80 persen digelar secara virtual (online), kecuali acara pembukaan dan penutupan yang disertai acara offline dengan peserta yang sangat terbatas sesuai protocol kesehatan. Acara pembukaan akan dilangsungkan di Studio PFN, Jl. Otto Iskandardinata 125-137, Jakarta. Sementara acara penutupan akan diadakan di Kantor Kementerian Tenaga Kerja," ujar Direktur Utama Perum PFN, Judith J Dipodiputro dalam konfrensi pers secara daring, Selasa (1/12).
Dijelaskan Judith, untuk bisa mengikuti acara tersebut secara online para peserta yang berminat mendaftar pada formulir yang disiapkan. Khususnya untuk acara nonton film dalam acara Bioskop Rakyat karena tempat yang disediakan sangat terbatas. Untuk mengikuti workshop bisa mendaftar di http://bit.ly/WorkshopsVVF2020. Pada ajang ini, Perum PFN bersinergi dengan PT Telkom untuk memanfaatkan teknologi CloudX.
"Festival ini merupakan ajang pertemuan pekerja perempuan yang berkegiatan dalam industri kreatif dan film, dengan perempuan pekerja di berbagai sektor baik dari swasta, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, BUMN dan pemerintahan. Ajang ini dilakukan agar mereka dapat saling bertukar pengalaman dan ilmu dalam mengembangkan karir, maupun untuk mengenal peluang kerja ataupun peluang usaha yang ada dalam industri kreatif dan film," ungkap Judith.
Dalam ajang ini, jelas Judith, berbagai sesi diskusi dan pelatihan dilakukan dengan menghadirkan tokoh perempuan untuk berbagi ilmu pengetahuan, ketrampilan, kiat dan pengalaman dalam menghadapi tantangan-tantangan dalam perannya sebagai perempuan pekerja, berprofesi dan dalam kehidupan.
"Diharapkan dari sesi-sesi ini masyarakat akan mendapatkan pengetahuan dan pembanding tentang lapangan pekerjaan dan peluang usaha yang ada dalam industri film, seni dan budaya," harap dia.
Berdasarkan data BPS 2019, ada 131 juta jiwa atau hampir setengah dari populasi penduduk Indonesia adalah perempuan. Artinya, perempuan merupakan penyumbang setengah dari kekuatan sumber daya manusia bangsa ini (47%).
"Vital Voices Festival adalah upaya memperkuat perempuan mendukung perempuan lainnya dan membangun ekosistem untuk membuka peluang kerja bagi perempuan-perempuan muda," ujar Judith.
Di industri film sendiri, sejak tahun 1998 sampai dengan 2017, jumlah orang yang pernah terlibat sebagai pekerja film di Indonesia mencapai 23.000 orang. Jumlah itu tentu sangat kecil dibandingkan dengan jumlah usia pekerja perempuan Indonesia. Padahal, peluang kerja dan usaha di industri perfilman terus meningkat.
Perum PFN menggelar VVF Pertama tahun 2019 lalu dengan mengambil tema Perempuan dalam Film, Seni dan Budaya. Saat itu diikuti oleh 1.700 peserta yang hadir pada 13 talkshow dengan 27 pembicara yang mewakili pemerintah, swasta, BUMN, akademisi dan lembaga masyarakat. Selain talkshow juga diselenggarakan 11 sesi pelatihan, pemutaran 14 film karya sineas unggulan Indonesia secara cuma-cuma bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi, dan pameran tentang industri asuransi dalam mendukung industri film. (OL-13)
Baca Juga: 75 Tahun TNI AL, Kerja Bareng PFN Membuat Film
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya memperluas partisipasi perempuan di bidang STEM sebagai strategi meningkatkan inovasi, daya saing, dan pembangunan SDM Indonesia.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
DI setiap situasi konflik dan bencana, perempuan kini dipersepsikan dominan sebagai aktivis pendorong keadilan dan pembela hak asasi manusia di Indonesia.
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Perjuangan untuk Palestina tidak hanya dilakukan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa, edukasi, dan penyadaran masyarakat.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
JELANG penayangan, film Pelangi di Mars menyapa publik dengan sebuah balon raksasa setinggi 10 meter. Hadir di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.
FCU terlibat langsung dalam proses pengembangan bisnis para partner, mulai dari perumusan strategi, positioning merek, hingga kesiapan menghadapi klien berskala besar.
BEAST 2025 mempertemukan perusahaan kreatif lokal dengan perusahaan internasional guna membuka potensi kerja sama bisnis dan kolaborasi studio lintas negara.
Kemenekraf memperkuat jejaring industri kreatif Indonesia ke pasar global melalui JAFF Market 2025. Acara ini menghadirkan 10 IP unggulan serta membuka peluang investasi
Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menyoroti potensi besar generasi muda Tanah Datar yang tampil memukau dalam rangkaian acara tersebut.
Dengan mengusung tema 'Feel The Art, Hold The Expression, and Live The Creation, Foom dan Never Too Lavish juga memperkenalkan kolaborasi produk edisi khusus, Lavish Silver.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved