Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUBAHAN drastis diperkirakan akan terjadi dalam kebijakan Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan baru Presiden Joe Biden yakni akan berimplikasi pada perekonomian dunia yang lebih ramah lingkungan.
Demikian disampaikan pakar lingkungan yang juga mantan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup 1983-1993 Emil Salim, dalam webinar Indonesia Environment Talks 2020 Seri 5 yang digelar oleh Environment Institute, Sabtu (21/11).
“Saat ini sedang dipersiapkan White House Climate Council, yang setara dengan entitas dalam negeri dan ekonomi Amerika Serikat, menunjukkan isu lingkungan dan perubahan iklim menjadi arus utama kebijakan dalam negeri dan luar negeri Amerika Serikat," kata Emil Salim dalam webinar yang bertemakan "Menakar Kebijakan Amerika Serikat tentang Lingkungan, Pemanasan Global dan Perubahan Iklim di Era Pemerintahan Joe Biden".
Terkait komitmen Indonesia mereduksi emisi global dan meningkatkan ketahanan iklim, Mahawan Karuniasa, dosen Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia dan pendiri Environment Institute menyampaikan Indonesia perlu proaktif dalam memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan kerja sama bilateral dengan AS dalam hal pendanaan maupun investasi hijau.
“Pemerintahan Biden memperbesar peluang pendanaan hijau di Indonesia," ungkap Mahawan.
Turut menjadi pembicara dalam diskusi tersebut yakni Konsulat Jenderal RI di New York, Arifi Saiman, pakar politik LIPI Siswanto, dan Fabian B Pascoal dari Masyarakat ASEAN di Los Angeles.
Mereka memberikan catatan tentang pentingnya menjaga dan memanfaatkan secara positif untuk kepentingan Indonesia, persahabatan dengan AS. Acara webinar juga didukung oleh Indonesia Bright Foundation (IBF) dan Himpunan Akademisi & Praktisi Pariwisata Indonesia (HAPPI).
Seperti diketahui, saat ini Indonesia sedang menyiapkan dokumen Long Term Strategy-Low Carbon and Climate Resilient (LTS-LCCR). Angin perubahan yang sedang terjadi di AS dengan pemerintahan Biden bakal membuka sejumlah peluang positif bagi transisi kebijakan pembangunan menuju pembangunan ramah lingkungan.
"Pelestarian lingkungan hidup merupakan kepentingan dan perjuangan global karena semua negara dan semua orang berbagi hanya satu planet bumi dan waktu terus berjalan," pungkas Mahawan. (RO/OL-09)
DUA sekutu utama Amerika Serikat (AS) di Eropa, Polandia dan Italia memutuskan tidak bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Teheran tak akan tunduk pada tuntutan berlebihan AS terkait program nuklir, di tengah negosiasi dan meningkatnya ketegangan kawasan.
Menteri Energi AS Chris Wright sebut hubungan AS-Venezuela akan berubah drastis pasca penangkapan Nicolas Maduro. Fokus pada reformasi minyak dan kerja sama energi.
Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan menghadiri KTT perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang akan digelar di Amerika Serikat pekan depan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
Indonesia dan Pakistan memperkuat komitmen kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, investasi, hingga dukungan terhadap forum kerja sama negara berkembang atau Developing Eight
KPPOD menilai 25 tahun otonomi daerah menunjukkan kemajuan penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM, namun tren resentralisasi dan ketergantungan fiskal ke pusat menguat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta menyoroti merosotnya skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2025 menjadi alarm keras bagi sistem pencegahan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved