Kamis 22 Oktober 2020, 07:56 WIB

Komorbid Jadi Penyebab Terbanyak Kematian Pasien Covid-19

Atalya Puspa | Humaniora
Komorbid Jadi Penyebab Terbanyak Kematian Pasien Covid-19

ANTARA/Olha Mulalinda
Ilustrasi--Petugas memakamkan jenazah pasien covid-19 di pemakaman khusus covid-19 di Kota Sorong, Papua Barat.

 

PASIEN konfirmasi positif covid-19 dengan komorbid, atau penyakit bawaan, menjadi kelompok yang rentan. Bahkan komorbid menjadi penyebab terbanyak kematian pasien covid-19 di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Herlin Ferliana mejelaskan berdasarkan analisa di Provinsi Jawa Timur sebanyak 95% pasien positif covid-19 meninggal karena komorbid. Jenis penyakit bawaan di antaranya penyakit paru-paru dan jantung.

“Memang karena penyakit bawaan, ada yang sakit paru-paru dan diabetes. Itu akan lebih sulit untuk recovery kondisi kesahatan. Ini mejadi perhatian khusus untuk mereka yang komorbid usahakan tidak sampai tertular,” kata Herlin dalam keterangan resmi, Kamis (22/10).

Baca juga: Manfaatkan Puskesmas dalam Upaya Pengendalian Penularan

Penyebab lain kematian pasien covid-19 di Jawa Timur adalah karena datang terlambat ke fasilitas kesehatan.

Herlin mengaku pihaknya sudah melakukan antisipasi bahwa semua pasien positif covid-19 tanpa gejala bisa isolasi di rumah.

Selain itu, warga juga diminta tidak keluar rumah jika tidak perlu, rajin cuci tangan pakai sabun, dan memakai masker.

Terkait kesiapsiagaan, lanjut Herlin, SDM kesehatan dan fasilitas layanan kesehatan selalu dipantau dan akan dilakukan penambahan jika diperlukan.

“Insya Allah SDM kesehatan dan alat kesehatan aman di tiga bulan ini. Hal ini tidak jadi persoalan karena kami sudah menyiapkan 127 rumah sakit tapi kalau pada saat kondisinya berat maka ada lima RS yang akan kami siapkan, yakni RSUD Dr Soetomo, RSUD Dr Saiful Anwar, RSAL dr Ramelan, RS Unair, dan RSUD Madiun,” ucap Herlin.

Sama halnya dengan kasus di Sulawesi Selatan, penyebab terbanyak kematian pasien covid-19 adalah penyakit bawaan.

Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan Muhammad Ichsan Mustari mengatakan, kasus kematian di wilayahnya hampir 97% diakibatkan komorbid.

“Dari Sulawesi Selatan, jumlah kematian mengalami penurunan hingga 2,6%. Kasus kematian karena komorbid hampir 97%. Komorbid ini yang memperberat kondisi pasien,” tutur Ichsan.

Namun, ia menjamin kesiapan fasilitas kesehatan dan SDM kesehatan untuk menangani pasien covid-19 di Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo menanggapi penyebab kematian pasien covid-19 disebabkan berbagai faktor. Secara teoritis ia menjelaskan penyebab kematian itu bisa disebabkan dari faktor agent, host, environment, dan pelayanan kesehatan.

Ia mencontohkan agent dalam kasus ini adalah virus SARS-CoV-2. Pasien positif covid-19 yang diakibatkan virus dapat dilakukan tata laksana isolasi mandiri dan menurutnya hampir 100% pasien sembuh.

Faktor lain berupa host atau penderita covid-19 yang sudah lansia dengan komorbid. Ini sangat mempengaruhi kerentanan seseorang terhadap kematian.

“Maka dari itu, di Jateng, dilakukan skrining kelompok rentan seperti ibu hamil dan lansia dengan komorbid. Mereka yang jadi prioritas tes,” ucap Yulianto.

Tidak hanya itu, Yulianto menilai alat-alat kesehatan pun bisa menjadi faktor penyebab kematian, seperti di antaranya ventilator.

Menurutnya, tingkat kesembuhan dengan menggunakan ventilator itu rendah, maka dari itu alternatif lain yang dilakukan dengan menggunakan High-Flow Nasal Cannula. (OL-1)

Baca Juga

Ist

Sandiaga Jadi Pengunjung Pertama Desa Wisata Nglanggeran Pasca-Penutupan

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Oktober 2021, 17:34 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno menikmati tarian reog yang dibawakan oleh warga Desa Nglanggeran yang rata-rata berprofesi sebagai...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Pemerintah Waspadai Kenaikan Kasus di 105 Kabupaten/Kota

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 25 Oktober 2021, 17:33 WIB
Luhut yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali itu menyebutkan agar Indonesia dapat belajar dari banyak negara lain dalam menangani...
CDC

Epidemiolog: Gelombang Ketiga Covid-19 Merupakan Keniscayaan

👤Atalya Puspa 🕔Senin 25 Oktober 2021, 17:30 WIB
Munculnya gelombang ketiga covid-19 merupakan sebuah kenicayaan. Sebab, penularan akan terus terjadi selama virus masih...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Proyek Strategis Terus Melaju

Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah extraordinary agar realisasi PSN dapat berjalan lebih maksimal.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya