Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
STROKE menempati urutan pertama penyakit penyebab kematian di Indonesia dan urutan kedua penyebab kematian di seluruh dunia, setelah penyakit jantung koroner.
"Ada dua macam tipe stroke ditinjau dari segi etiologi," kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Vekky Sariowan, Sp.JP. pada webinar bertajuk "Cegah Stroke dengan 'Menari' atau 'Meraba Denyut Nadi Sendiri' yang digelar Siloam Hospitals Manado, Jumat (9/19).
Menurut dr Vekky Sariowan, Sp.JP, pertama, stroke yang disebabkan oleh sumbatan aliran darah atau yang dikenal dengan stroke iskemik. Kedua,stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak atau stroke hemoragik.
"Sebanyak 2/3 dari total populasi pasien stroke terdiri dari stroke iskemik, di mana salah satu penyebabnya adalah cardioembolic," jelas dr.Vekky.
Ia juga menjelaskan bahwa fibrilasi atrium adalah suatu keadaan di mana serambi (atrium) jantung tidak berkontraksi secara normal atau hanya terjadi fibrilasi dan menyebabkan jantung berdenyut secara ireguler.
"Keadaan ini menyebabkan aliran darah di serambi jantung menjadi stasis dan mudah terbentuk bekuan darah. Bekuan darah pada ruang jantung tersebut yang apabila terlepas dapat menyebabkan sumbatan aliran darah otak (cardioembolic)," ungkap dr Vekky..
Salah satu langkah awal untuk mencegah terjadinya stroke, menurut dr.Vekky, adalah dengan melakukan deteksi dini penyakit fibrilasi atrium.
Pencegahan dan pengobatan stroke
"Pedoman terbaru yang diterbitkan perhimpunan dokter spesialis kardiovaskular Eropa tahun 2020, bahwa salah satu metode deteksi penyakit fibrilasi atrium adalah meraba nadi sendiri," jelas dr.Vekky.
Ia menambahkan anjuran deteksi diri dengan meraba nadi terutama pada individu berusia kurang 65 tahun. Hal tersebut dilatarbelakangi karena lebih dari 30% penderita fibrilasi atrium gejala awalnya yakni stoke.
Dokter yang bekerja di Siloam Hospitals Manado itu juga mengingatkan beberapa tindakan medis lanjutan untuk deteksi stroke dengan melakukan penapisan atau pemeriksaan berkala pada setiap individu sehat yang berusia kurang dari 65 tahun seperti pemeriksaan tekanan darah, rekam Jantung dan laboratorium. (RO/OL-09)
Secara umum sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Dengan dukungan sensor pemantau aliran darah dan denyut jantung, jam tangan pintar dapat merekam aktivitas jantung secara berkelanjutan selama digunakan oleh pemiliknya.
Serangan jantung umumnya disebabkan oleh masalah mekanik pada pembuluh darah, sementara kematian jantung mendadak lebih berkaitan dengan sistem kelistrikan organ tersebut.
Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan penyakit jantung adalah keterlambatan diagnosis.
Kebocoran aliran darah pada jantung dapat memicu tekanan tinggi pada paru yang berujung pada kondisi fatal yang disebut Sindrom Eisenmenger.
Berbagai penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kanker, hingga gagal ginjal kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved