Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI asal Cianjur yang juga dinobatkan menjadi Duta Petani Milenial, Sandi Octa Susila, menilai pandemi Covid-19 ini bisa menjadikan sektor pertanian sebagai ancaman, peluang, sekaligus tantangan.
"Apabila sektor pertanian tidak bisa disentuh oleh digitalisasi maka akan menjadi ancaman besar, tapi kalau dekatkan teknologi maka akan menjadi peluang yang besar, kalau tidak didekatkan maka akan menjadi tantangan," kata Sandi saat dialog santai Nunggu Sunset bertajuk Muda, Keren, dan Bertani yang diadakan Media Indonesia, Kamis (24/9).
Sandi mengungkapkan dengan adanya wabah Covid-19 ini membuat para petani mau tidak mau memanfaatkan media sosial untuk pemasaran agar hasil tani bisa terjual lebih cepat.
Baca juga : Sektor Pertanian Mulai Dilirik Generasi Muda
Diketahui bahwa penjualan hasil tani saat masa pandemi membuat angka penurunan yang signifikan. Oleh karena itu, penjualan hasil tani bisa didistribusikan melalui teknologi.
"Kita harus membuat strategy emergency exit dengan membuat market place baik melalui sosial media facebook, instagram atau bekerja sama dengan e-commerce tertentu itu yang menjadikan di tengah pandemi sebagai peluang," paparnya.
Apabila petani hanya mengandalkan kearifan lokal dalam penjualan seperti panen dan menunggu tengkulak, kemudian dijual di pasar tradisional maka suatu waktu bisa mengalami keruntuhan.
Baca juga : Pacu Kualifikasi Petani Muda, Kementan Lakukan Pendampingan di Sukabumi
"Sehingga di tengah Covid-19 ini kita tidak bisa menghindar. Tetapi bekerja semaksimal mungkin dan menangkap peluang yang ada," jelasnya.
Selain itu, Sandi menilai petani milenial mampu beradaptasi dengan kondisi zaman saat ini sehingga petani milenial dituntut untuk menggandeng petani terdahulu untuk memasarkan produknya.
"Karena masih banyak petani yang bisa menanam dan memanen tetapi tidak bisa menjual, dan posisi petani milenial lah yang ada di sana. Fungsi-fungsi milenial yang menjadi fokus pemerintah untuk dikerahkan," jelasnya.
Baca juga : Pacu Kapasitas Peternak Milenial Jatim, Polbangtan Kementan Beri Pelatihan
Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus memberikan kesempatan kepada milenial. Apabila saat ini generasi petani milenial tidak diberi kesempatan untuk berkembang maka kedepannya akan ada darurat petani.
"Kementerian Pertanian saat ini sedang mengadakan youth and eunterprenership system (Yes program) untuk mengembangkan petani milenial," tukasnya.
(OL-6)
SEORANG petani milenial sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengolah kopi arabika hingga menyebar ke penjuru Tanah Air, bahkan ke mancanegara seperti Jepang.
Sebagai seorang milenial, Brili Agung Zaky Pradika, 35, tidak jengah disebut sebagai petani. Pemuda asal Banyumas, Jawa Tengah itu membuktikan usahanya yang moncer di sektor pertanian.
PETANI milenial Rustan Abu Bakar selama ini mengolah ubi jalar menjadi keripik. Seiring berjalannya waktu, Rustan merasa harus ada perkembangan terhadap usahanya.
Petani milenial dicari! Daftar sekarang & raih sukses di bidang pertanian modern. Panduan lengkap cara daftar, syarat, & peluangnya di sini!
Kementan menerima kunjungan delegasi forum kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (SSTC) untuk berdialog mengenai pelaksanaan program pemberdayaan generasi muda di pertanian
PROGRAM Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan). Petani muda
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved