Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Erdian Aji Prihartanto atau kerap disapa Anji, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, dia menggunggah video terkait obat covid-19 dalam akun Youtube-nya.
Video itu menuai kontroversi dan menjadi perbincangan di lini masa. Pasalnya video yang diunggah Sabtu (1/8) kemarin, mengklaim obat herbal sebagai pencegah covid-19. Obat bernama “Antibodi Covid-19” disuarakan pakar mikrobiologi, Hadi Pranoto, yang menjadi narasumber dalam video tersebut.
Namun, Hadi mengatakan obat herbal temuannya belum bisa disebut sebagai vaksin. Mengingat perkembangan atau mutasi covid-19 begitu cepat.
Baca juga: Anji Klarifikasi Komentar Foto Jenazah Pasien Covid-19
Menanggapi video tersebut, dokter spesialis paru, Jaka Pradipta, berpendapat informasi yang disebarkan terbilang sesat. Dalam cuitannya di akun Twitter, dia bahkan meminta Anji untuk menghapus video dengan judul BISA KEMBALI NORMAL? OBAT COVID-19 SUDAH DITEMUKAN!! (Part 1).
"Mau mencoba membuat koreksi informasi yang sesat di video wawancara @duniamanji dan sang profesor. Tapi, hampir semuanya ngawur. Saya mohon sekali untuk @duniamanji menghapus video tersebut. Sudah tidak bisa direvisi, kacau berat," cuin akun @jcowacko.
Selain itu, dokter sekaligus influencer, Tirta Mandira Hudi, juga angkat suara. Melalui akun Twitter-nya, Tirta menyebut obat antibodi untuk covid-19 sudah sering dibahas. Bahkan, ditemukan sejumlah kampus ternama di Tanah Air.
Baca juga: Pakar: Pendapat Anji Soal Masker Bisa Sesatkan Publik
"Sebelum sampean @duniamanji, UGM, Unpad, UI, Unair, Unand, Unhas dan Eijkman, juga bahu-membahu menciptakan solusi covid-19. Obat herbal ini bahkan diangkat beberapa media. Lagi proses uji klinis kalau gak salah. Terus ngapain ente goreng seolah-olah media cuek?" pungkas Tirta dalam cuitannya.
Dia pun mengajak Anji untuk bertemu dan membahas obat covid-19 demi kebaikan bersama. "Barusan @duniamanji bakal atur janjian ngopi tertutup, ayok kita tuker pikiran. Demi kebaikan," katanya.(OL-11)
Kebiasaan masyarakat menonton ulasan produk di YouTube semakin berkembang menjadi bagian dari proses mencari inspirasi sebelum berbelanja.
Melalui platform seperti YouTube dan Instagram, Endar Yuliwanto tidak hanya membagikan rutinitas harian seorang pegawai, tetapi juga membedah perspektif mendalam mengenai kewirausahaan.
Menkomdigi Meutya Hafid resmi melarang anak di bawah 16 tahun punya akun TikTok, Roblox, hingga YouTube mulai 28 Maret 2026. Simak aturan lengkap PP Tunas di sini!
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Blackpink resmi comeback dengan MV GO dan mini album Deadline. Simak detail konsep futuristik dan rekor 100 juta subscribers YouTube mereka di sini.
Konten ini biasanya berbentuk video, tetapi juga bisa mencakup siaran langsung, Shorts, dan postingan komunitas.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved