Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN Zita Anjani mengkritik sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang memberatkan warga. Masalah kuota internet dan bahkan anak yang tidak memiliki ponsel jadi momok utama di masyarakat.
Zita menceritakan salah seorang orang ibu rumah tangga bernama Eka Purwati yang merasakan beban pendidikan selama pandemi.
Dalam sehari, katanya bisa menghabiskan Rp50 ribu hanya untuk membeli kuota agar anaknya bisa belajar jarak jauh atau melalui daring.
Artinya, dalam 1 bulan, ia membutuhkan Rp1 juta hingga Rp1,5 juta untuk kuota internet. Belum termasuk kebutuhan makan minum dan bayar kontrakannya
Baca juga: Kegiatan Belajar di Sekolah SPK Tak Terkendala Covid-19
"Jadi konsep mas Menteri (Nadiem Makarim) ini sudah mahal dan memberatkan warga. Minim edukasi," kata Zita kepada Media Indonesia, Senin (27/7).
Pembelajaran, katanya, hanya menjadi formalitas absen semata. Tugas dari guru hanya lewat buku sekolah yang sudah dimiliki siswa tanpa memberikan video penjelasan tentang pembelajaran hari itu.
"Negara yang besar adalah negara yang memprioritaskan pendidikan untuk anak bangsanya. Kuncinya di kementerian, mereka harus bikin terobosan," tutur Putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan itu.
"Saya tidak bisa membayangkan apabila konsep pendidikan kita diterapkan hingga tahun depan," pungkasnya. (OL-1)
Program penguatan kualitas lingkungan belajar dan pengembangan kapasitas siswa digelar untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Jakarta Timur.
PENDIDIKAN dasar dan menengah merupakan fondasi utama bagi masa depan sebuah bangsa.
PENDIDIKAN bisa jadi merupakan salah satu konsep dan aktivitas yang paling kompleks serta multidimensional dalam sejarah manusia.
BAGAIMANA pendidikan dapat tetap berjalan ketika banjir merenggut kelas, fasilitas, bahkan rasa aman?
Institusi pendidikan tidak boleh sekadar menjadi penonton di tengah dinamika dunia yang bergerak cepat.
Universitas Pembangunan Jaya menggelar seminar internasional membahas peran AI dalam transformasi pendidikan tinggi bersama akademisi Indonesia, Malaysia, dan Taiwan.
Nadiem Makarim ungkap kesedihan jalani puasa & Lebaran pertama di rutan akibat kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Simak detail lengkap sidangnya.
SIDANG perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan kembali bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Mulyatsah menyatakan dirinya merasa dijebak oleh atasannya saat itu, Eks Mendikbud Nadiem Anwar Makarim dalam sidang dugaan korupsi Chromebook
TIM Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap fakta dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Persidangan lanjutan perkara pengadaan laptop Chromebook pada Senin (02/03) lalu, kembali membuka fakta-fakta baru yang memperjelas isu harga pasar dan menepis dugaan kerugian negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved