Senin 18 Mei 2020, 17:35 WIB

Mensos Klaim Tidak Ada Lagi Perbedaan Data Terkait Bansos

Ihfa Firdausya | Humaniora
Mensos Klaim Tidak Ada Lagi Perbedaan Data Terkait Bansos

Antara/Muhammad Iqbal
Menteri Sosial Juliari Batubara berbincang dengan warga penerima Kartu Keluarga Sejahtera di Tangerang Selatan, Banten.

 

PENYALURAN bantuan sosial (bansos) sembako di wilayah Jabodetabek sudah memasuki tahap ketiga. Menteri Sosial, Juliari Batubara, menyebut penyaluran bansos menyisakan tiga tahap, yang kembali dimulai setelah Lebaran.

“Sehingga, total menjadi enam tahap untuk Jabodetabek,” ujar Juliari saat mendampingi Presiden Joko Widodo yang meninjau penyaluran bansos sembako di Kecamatan Johar Baru, Jakarta, Senin (18/5).

Baca juga: Presiden Pastikan Distribusi Bansos Berjalan Lancar di Johar Baru

Dia juga menekankan saat ini tidak ada perbedaan data antara Kementerian Sosial dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait distribusi bansos. Sebab, pemerintah daerah termasuk Pemprov DKI sudah melakukan pembaruan data.

“Dari Pemprov DKI Jakarta ada penambahan data penerima bansos sebanyak 2,1 juta kepala keluarga (KK). Karena anggaran Kemensos hanya untuk 1,3 juta KK, maka sisanya yang 800 ribuan dari APBD DKI,” jelas Mensos.

Lebih lanjut, Juliari mengimbau seluruh pemerintah daerah agar memanfaatkan situasi pandemi untuk memperbarui data penerima bansos. "Karena data masyarakat miskin dan rentan ini akan digunakan untuk bansos reguler. Seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako, bahkan setelah pandemi selesai," pungkasnya.

Baca juga: Bulog Pastikan Stok Gula Aman Sampai Lebaran

Dalam pantauannya, Mensos menilai distribusi bansos sudah berjalan lebih baik. Mensos mempersilakan warga yang memiliki masalah terkait penerimaan bansos untuk datang ke pengurus RT/RW atau kantor desa/kelurahan.

“Di Jabodetabek, saya tidak lagi melihat perbedaan di masyarakat. Ya kalau 1-2 (masalah) dari 2,1 juta penerima saya kira wajar,” katanya.

Distribusi bansos sembako menjangkau 2,7 juta KK. Rinciannya, DKI Jakarta mencakup 2,1 juta KK, berikut Bogor, Tangerang dan Tangerang Selatan, Depok dan Bekasi yang menjangkau 600 ribu KK.

Terkait bantuan sosial tunai (BST), dia memastikan telah menindaklanjuti arahan Presiden untuk mempercepat distribusi. Seperti, memerintahkan PT POS untuk menambah titik bayar, loket dan titik penyaluran. BST yang diberikan kepada warga miskin dan rentan di luar Jabodetabek menyasar 9 juta KK.(OL-11)

 

 

Baca Juga

Ist

ITM Ambil Bagian Mewujudkan Ibu Kota Nusantara sebagai Smart Forest City

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 08:50 WIB
PT Indo Tambangraya Megah (ITM) Tbk resmi menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan Persemaian Mentawir guna mewujudkan Ibu Kota...
MI/Miskah Syifa

KCCI Hadirkan Kuliah Umum tentang Diaspora Korea Berdasarkan Novel dan Drama Pachinko

👤Miskah Syifa Putri 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 08:44 WIB
Pachinko merupakan novel karya Min Jin Lee yang kemudian diadaptasikan menjadi sebuah drama. Mengisahkan tentang 3 generasi dari sebuah...
MI/Adi Kristiadi

Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya Dirikan STAI untuk Umum

👤Adi Kristiadi 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 07:30 WIB
PONDOK Pesantren Idrisiyyah di Kampung Pagendingan, Desa Jatihurip, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mendirikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya