Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
IMBAUAN pemerintah untuk menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah untuk pelajar langsung diikuti seluruh sekolah di Indonesia. Tak terkecuali Sekolah Kharisma Bangsa yang sebenarnya sudah mengadopsinya lewat kurikulum Cambridge dan metode Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang diadopsinya.
Meski demikian, Kepala Sekolah SMP Kharisma Bangsa Sandra Susanto mengakui masih ada tantangan yang harus dihadapi oleh guru dalam mempersiapkan pembelajaran jarak jauh bagi siswa, terlebih saat ini pembelajaran itu dilakukan secara intens menyusul status tanggap darurat covid-19 yang berlangsung hingga 29 Mei mendatang.
Kunci efektifitas dari sistem pembelajaran daring, kata Sandra, ialah cara seorang guru tetap kreatif untuk menyajikan pembelajaran daring secara menyenangkan dan mudah dimengerti sehingga para siswa tidak merasa bosan dan tetap produktif di rumah.
‘’Pembelajaran jarak jauh atau online classroom dalam jaringan sebenarnya memberikan tantangan tersendiri bagi guru-guru Kharisma Bangsa’’ ungkap Sandra Susanto melalui keterangan tertulis yang diterima hari ini, Selasa (14/4).
Sandra menjelaskan, tantangan pertama yang dihadapi guru ialah mengenai pemanfaatan teknologi daalam pembelajran, misalnya saja penggunaan aplikasi, seperti zoom, google classroom, quizizz, dan google drive untuk menghantarkan materi dan tugas bagi siswa.
Tantangan kedua, menyajikan pembelajaran yang terencana dan efektif dalam keterbatasan waktu. Hal ini bisa dilakukan dengan mempersiapkan quality lesson plan dan mengatur langkah-langkah pembelajaran yang detail.
Ketiga, guru dituntut mampu menyatukan persepsi dan konsentrasi anak-anak didik yang serba berjauhan. Ini hanya bisa dilakukan oleh guru yang memiliki visi yang jelas dalam pembelajaran dan mampu menjalin ikatan batin dengan siswa dengan melakukan perannya sebagai motivator, fasilitator, mediator, dan komunikator.
Baca juga : Lions Clubs Bagikan Ribuan Masker
Keempat menyampaikan "pesan" untuk menjadi anak yang "tangguh" mengingat kondis masyarakat sedang diuji secara fisik dan mental akibat penyebaran covid-19 yang berdampak kepada pembelajaran siswa.
"Di samping peran orang tua siswa, guru juga memiliki peran strategis untuk membuat tangguh siswa dengan berusaha memotivasi mereka untuk disiplin belajar, semangat dalam melaksanakan tugas, aktif dalam sesi presentasi, dan menghidupkan interaksi online dengan guru-guru dan teman-teman, dan tetap berusaha berkarya melalui pemanfaatan berbagai media dan sumber belajar, " papar Sandra.
Tantangan terakhir mendorong kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah. Guru harus kreatif dalam meramu materi, menggunakan metode yang menyenangkan, dan memberikan tugas-tugas yang dapat menstimulasi siswa untuk bertanya kepada kepada guru, teman sekelas, maupun orang tua mereka.
Hal itu dapat mendorong kolaborasi antara orang tua dan siswa dalam membantu kebutuhan belajar siswa.
"Pembelajaran dan penugasan online menuntut orang tua ikut aktif melihat bagaimana aktivitas anak-anak mereka bahkan bisa menjadi teman dan motivator dalam belajar anak. Sedangkan di pihak lain guru terus melakukan kontrol dan follow up melalui media online tersebut untuk dapat memastikan bahwa siswa semuanya melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik," ujar Sandra.
Sementara itu, Sekolah Dasar Kharisma Bangsa memanfaatkan waktu belajar dari rumah dengan menggarap lagu yang akan jadi salah satu kampanye melawan pandemi covid-19/
"Anak-anak akan menghapal dan menyanyikan bersama di pelajaran musik. Kami juga memberikan project untuk anak menyanyikannya dengan keluarga dan diiringi alat musik., semoga hal ini bisa menginspirasi untuk bersama-sama mencegah covid 19.Serta memberikan pengalaman positif untuk anak-anak kita, ".kata Zubaide, Kepala Sekolah SD Kharisma Bangsa. (RO/OL-7)
Psikolog Michelle Brigitta membagikan tips mengatasi post holiday blues pada anak, mulai dari validasi emosi hingga mengatur ulang rutinitas harian.
Medcom Goes to School akan hadir setidaknya 3-4 kali sepanjang 2026 dengan menyasar sekolah-sekolah di Jabodetabek.
Kesempatan halalbihalal setelah menjalankan ibadah di bulan Ramadan juga menjadi ajang untuk saling memaafkan dan kembali ke fitrah
Dia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah harus mampu mengoptimalkan penggunaan kendaraan umum agar dapat dimanfaatkan oleh para siswa.
JIKA bencana ialah guru, ia mengajar dengan cara paling kejam, melalui tangis dan nyawa yang melayang.
Pemerintah memastikan sekolah tetap berlangsung tatap muka di tengah krisis global, dengan fokus pada capaian akademik dan penguatan pendidikan karakter siswa.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved