Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumah wilayah masih dilanda hujan lebat disertai angin kencang dan kilat dalam tiga hari mendatang.
Humas BMKG, Taufan Maulana, mengatakan daerah sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Banten, Laut Jawa bagian Timur, Selat Karimata dan Laut Banda.
Konvergensi terjadi memanjang dari Laut Maluku, Laut Seram, hingga Papua Barat, serta di Papua bagian utara yang memberikan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
"Labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di beberapa wilayah," kata Taufan, Rabu (1/4).
Kawasan itu meliputi Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.
Baca juga: BMKG Prediksi Pola Hujan 2020 Normal
Sementara untuk wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat pada Rabu (1/4) ini, yaitu Sumatra Utara, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Papua Barat.
Kondisi ini masih berlangsung hingga Kamis (2/4) besok, untuk wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara.
Selanjutnya pada Jum’at (3/4), wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara masih, berpotensi dilanda hujan lebat.
Sedangkan hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi pada hari ini, yakni di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku dan Papua.
Baca juga: Status Darurat Bencana Covid-19 Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020
Kondisi ini masih berpotensi terjadi di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua, hingga Kamis (2/4) besok.
Untuk wilayah Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jabodetabek, Yogyakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Maluku dan Papua, diprediksi masih berpeluang terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada Jum’at (3/4) mendatang.
Pihaknya terus mengimbau masyarakat yang berdomisili atau sedang berada di beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga disertai angin kencang, untuk selalu berhati-hati. "Masyarakat yang beraktivitas di luar ruang, serta persiapkan diri dengan peralatan antisipasi hujan," tutur Taufan.(OL-11)
BMKG menyampaikan prakiraan cuaca di Jakarta akan ujan hari ini, Senin 16 Februari 2026 siang hingga sore hari.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
(Kemenag) akan menggelar sidang isbat 1 Ramadan 2026, pada Selasa (17/2). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga melakukan pengamatan hilal di 37 titik.
BMKG keluarkan peringatan dini cuaca Jakarta 16 Februari 2026. Jaksel status Siaga hujan lebat, Kepulauan Seribu waspada petir. Cek detailnya.
Bibit Siklon Tropis 95P terpantau berada di Laut Koral sebelah tenggara Papua Nugini dan bergerak ke arah timur, yang membentuk daerah perlambatan angin dan pertemuan angin
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Februari 2026
Indonesia dan Pakistan memperkuat komitmen kemitraan kedua negara di sektor pertahanan, investasi, hingga dukungan terhadap forum kerja sama negara berkembang atau Developing Eight
KPPOD menilai 25 tahun otonomi daerah menunjukkan kemajuan penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM, namun tren resentralisasi dan ketergantungan fiskal ke pusat menguat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI, I Nyoman Parta menyoroti merosotnya skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2025 menjadi alarm keras bagi sistem pencegahan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved