Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Mudik Lebaran 2026 Dibayangi Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Atalya Puspa    
18/3/2026 17:11
Mudik Lebaran 2026 Dibayangi Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Masyarakat Waspada
Ilustrasi(Antara)


PERIODE mudik Lebaran 2026 diprediksi tidak sepenuhnya cerah. BMKG memperingatkan potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, sehingga masyarakat diminta lebih waspada.

Dalam keterangan resminya, BMKG menyebut dinamika atmosfer global dan regional masih cukup aktif, dipengaruhi Madden-Julian Oscillation (MJO) serta gelombang ekuatorial seperti Kelvin dan Rossby. Kondisi ini meningkatkan potensi pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah hingga timur.

“Potensi pertumbuhan awan hujan dan aktivitas konvektif diperkirakan lebih dominan terjadi di wilayah Indonesia bagian tengah hingga timur,” tulis BMKG.

Pada periode 12–15 Maret 2026, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat tercatat di sejumlah daerah. Curah hujan tertinggi terjadi di Sulawesi Tengah mencapai 90 mm per hari, Aceh 85 mm per hari, Sumatra Utara 84,2 mm per hari, dan Papua Selatan 82,9 mm per hari.

Sementara itu, cuaca panas juga terpantau di beberapa wilayah. Suhu maksimum tercatat mencapai 37,2 derajat Celsius di Jawa Barat, serta di atas 35 derajat Celsius di Jawa Timur, Kalimantan, dan Banten. BMKG menjelaskan kondisi ini dipicu oleh berkurangnya tutupan awan di sebagian wilayah barat Indonesia.

Memasuki periode 17–20 Maret 2026, hujan ringan hingga sedang diperkirakan mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Namun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di beberapa wilayah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini kategori siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, serta Papua Tengah dan sekitarnya.

Selain hujan, angin kencang juga berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Untuk periode 21–23 Maret 2026, pola cuaca diprediksi relatif serupa. Hujan ringan hingga sedang tetap dominan, dengan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

BMKG mengingatkan bahwa kondisi cuaca yang fluktuatif berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan mudik, baik darat, laut, maupun udara.

“Hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berpotensi mengganggu perjalanan selama periode mudik Lebaran,” tulis BMKG.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan genangan, khususnya di wilayah rawan. Selain itu, masyarakat dianjurkan terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs web, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial.

Dengan cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, perencanaan perjalanan yang matang menjadi kunci agar mudik tetap aman dan nyaman. (Ata/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik