Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HILYATU Millati Rusdiyah, 33, tak henti-hentinya mengucap syukur bisa berkumpul kembali dengan anak dan suami di kampung halaman. Mahasiswi semester akhir program doktor administrasi bisnis di Universitas Chongqin, Hilyatu Tiongkok, itu merupakan salah satu dari 238 WNI di Wuhan yang telah menjalani observasi selama 14 hari di Natuna.
Millati Rusdiyah. MI/Djoko Sardjono
“Alhamdulillah bisa berkumpul kembali dengan keluarga. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang mengevakuasi kami dari Wuhan,” ujarnya saat ditemui di rumahnya di Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah, kemarin.
Ungkapan senada juga disampaikan Fitriani, warga Kota Makassar, Sulsel, yang telah berkumpul dengan keluarga. “Rasanya senang bisa kembali bersama keluarga meski sempat diobservasi dua minggu di Natuna. Semua berjalan lancar.”
Ia bahkan mengaku mulai kemarin sudah ikut kuliah secara online.
“Ini mulai kuliah. Kuliah harus lanjut sampai kondisi di sana kondusif dan dipanggil kembali,” ujar mahasiswi pascasarjana University of Geo Science Wuhan itu.
Hayatul Hikmah, 27, mahasiswi Huazhong University of Science and Technology (HUST), juga mengaku senang bisa berkumpul kembali dengan keluarga di Aceh.
Namun, ia mengaku akan kembali ke ‘Negeri Tirai Bambu’ setelah keadaan kondusif. “Kalau untuk kembali ke sana (Tiongkok), belum tahu kapan. Saya tunggu instruksi dulu. Kalau sudah kondusif, saya baru kembali. Jadwal kuliah (online) sudah ada.”
Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan pemerintah telah bersiap mengevakuasi 78 WNI yang merupakan ABK kapal pesiar Diamond Princess.

Sumber: Princess.com/Princesscruises.de/ AFP/Foto/Kementerian kesehatan Jepang
Namun, pemerintah masih akan menunggu hasil pemeriksaan akhir dari Kementerian Kesehatan Jepang secara resmi keluar dan masa observasi secara keseluruhan selesai.
“Sejauh ini semua sehat, tetapi kita tunggu hasil pemeriksaan. Kalau negatif, saya akan ke sana, mengecek dan menjemput,” ujar Menteri Terawan di Kantor Staf Presiden, Jakarta, kemarin.
Menlu Retno Marsudi mengatakan tim dari KBRI Tokyo juga telah berkomunikasi dengan 78 WNI ABK Diamond Princess. (Tim/X-10)
Pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi dilakukan sebagai bagian dari upaya pelindungan negara.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
INDONESIA memeroleh kepercayaan dari komunitas internasional untuk memainkan peran sentral dalam isu hak asasi manusia global.
PEMERINTAH Indonesia tidak menyebut nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat menanggapi operasi militer yang menyebabkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Kemenlu RI menegaskan bahwa perwakilan Indonesia di Australia terus memantau situasi.
Kemenlu RI belum menerima informasi resmi yang mengonfirmasi adanya WNI yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat capaian signifikan dengan jumlah kehadiran peserta menembus 70 juta orang hingga 29 Desember 2025.
Kemenkes menyatakan bahwa nakes Kemenkes menyatakan nakes tetap melayani warga di Desa Cekal dan Desa Pantan Kemuning,Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved