Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
HILYATU Millati Rusdiyah, 33, tak henti-hentinya mengucap syukur bisa berkumpul kembali dengan anak dan suami di kampung halaman. Mahasiswi semester akhir program doktor administrasi bisnis di Universitas Chongqin, Hilyatu Tiongkok, itu merupakan salah satu dari 238 WNI di Wuhan yang telah menjalani observasi selama 14 hari di Natuna.
Millati Rusdiyah. MI/Djoko Sardjono
“Alhamdulillah bisa berkumpul kembali dengan keluarga. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang mengevakuasi kami dari Wuhan,” ujarnya saat ditemui di rumahnya di Desa Malangan, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah, kemarin.
Ungkapan senada juga disampaikan Fitriani, warga Kota Makassar, Sulsel, yang telah berkumpul dengan keluarga. “Rasanya senang bisa kembali bersama keluarga meski sempat diobservasi dua minggu di Natuna. Semua berjalan lancar.”
Ia bahkan mengaku mulai kemarin sudah ikut kuliah secara online.
“Ini mulai kuliah. Kuliah harus lanjut sampai kondisi di sana kondusif dan dipanggil kembali,” ujar mahasiswi pascasarjana University of Geo Science Wuhan itu.
Hayatul Hikmah, 27, mahasiswi Huazhong University of Science and Technology (HUST), juga mengaku senang bisa berkumpul kembali dengan keluarga di Aceh.
Namun, ia mengaku akan kembali ke ‘Negeri Tirai Bambu’ setelah keadaan kondusif. “Kalau untuk kembali ke sana (Tiongkok), belum tahu kapan. Saya tunggu instruksi dulu. Kalau sudah kondusif, saya baru kembali. Jadwal kuliah (online) sudah ada.”
Sementara itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan pemerintah telah bersiap mengevakuasi 78 WNI yang merupakan ABK kapal pesiar Diamond Princess.

Sumber: Princess.com/Princesscruises.de/ AFP/Foto/Kementerian kesehatan Jepang
Namun, pemerintah masih akan menunggu hasil pemeriksaan akhir dari Kementerian Kesehatan Jepang secara resmi keluar dan masa observasi secara keseluruhan selesai.
“Sejauh ini semua sehat, tetapi kita tunggu hasil pemeriksaan. Kalau negatif, saya akan ke sana, mengecek dan menjemput,” ujar Menteri Terawan di Kantor Staf Presiden, Jakarta, kemarin.
Menlu Retno Marsudi mengatakan tim dari KBRI Tokyo juga telah berkomunikasi dengan 78 WNI ABK Diamond Princess. (Tim/X-10)
Kemenlu RI tegaskan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza dan pembahasan Board of Peace (BoP) ditangguhkan. Simak alasan terkait eskalasi Timur Tengah.
Kemenlu RI konfirmasi 2 penerbangan Emirates dari Jakarta & Denpasar dialihkan akibat insiden drone di UEA. Simak kondisi terkini WNI di Dubai di sini.
Kemenlu RI tegaskan komitmen multilateralisme di seminar PBB ke-80. Indonesia dukung UN 80 Initiative untuk sistem PBB yang lebih efektif, inklusif, dan relevan.
Kemenlu RI pastikan keselamatan WNI di Iran usai serangan udara AS & Israel pada 28 Februari 2026. Simak hotline darurat KBRI Tehran dan situasi terkini di sana.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menegaskan keterlibatan Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) nantinya sepenuhnya berada di bawah kendali nasional.
Kemenlu RI bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh memfasilitasi kepulangan gelombang ketiga warga negara Indonesia atau pekerja migran Indonesia bermasalah sektor penipuan daring dari Kamboja.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksinĀ campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Plt Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyentuh balita untuk mencegah terjadinya penularan campak.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved