Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Ichsan Yunus mengapresiasi pemerintah yang secara cepat menangani bencana di Kabupaten Bogor yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Yang pertama yang harus segera kita atasi adalah korbannya dulu, tadi teman-teman, ada pak bupati, dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dari Kementerian Sosial (Kemensos) juga sudah sangat luar biasa turut andilnya, walaupun tidak mungkin semuanya bisa kita recovery secara cepat karena memang dananya terbatas tapi tadi saya lihat sudah sangat maksimal," ungkap Ichsan di Bogor (31/1) ketika memimpin kunjungan spesifik bersama 13 anggota Komisi VIII DPR RI.
:Lebi lanjut Ichsan mengatakan, pembangunan rumah-rumah yang rusak juga akan segera dibangun dan ada sekitar 4.000-an rumah dan juga bantuan-bantuan terus mengalir.
"Kemudian yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita menyikapi bencana alam ini sendiri dalam waktu panjang, artinya mitigasi, kesiapsiagaan kita dalam menyikapi ini jangan sampai terjadi sampai separah ini lagi sehingga tadi sudah dicanangkan program untuk menanam vetiver, pohon-pohon vetiver untuk menahan longsor dan banjir", ungkap Wakil Ketua Komis VIII DPR di hadapan Wartawan
Rombongan Komisi VIII DPR RI melaksanakan kunjungan spesifik ke Kabupaten Bogor dalam rangka pengawasan penanganan dan penanggulangan bencana.
"Jadi kami dari komisi VIII DPR merasa sangat perlu untuk memgunjungi Kabupaten Bogor, walaupun notabene di Komisi VIII tidak ada yang dapilnya di Kabupaten Bogor", kata Ichsan.
"Tapi kami merasa karena mitra kami adalah Kementerian Sosial dan BNPB, ketika ada bencana semua daerah akan kami kunjungi kalau misalnya waktu dan tempatnya memungkinkan", ujar politikusi PDIP.
Setibanya di Kantor Bupati, rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ichsan Yunus disambut Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Rachmat Koesnadi.
Kunjungan diawali dengan penjelasan Wakil Bupati terkait upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dalam penanganan bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Berbagai upaya telah kami lakukan untuk membantu masyarakat yang terkena bencana, baik pemenuhan kebutuhan makan sampai tempat tinggal sementara", ujar Iwan.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI juga menyampaikan maksud dari kunjungannya untuk memperoleh berbagai masukan dari Pemda Kabupaten Bogor.
"Kunjungan kami ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi dan masukan tentang kebijakan dan permasalahan mengenai aspek kesiapsiagaan dan penanganan bencana sehingga dapat diperoleh solusi yang tepat sesuai dengan permasalahan yang dihadapi", ungkap Ichsan.
Turut hadir juga 13 anggota Komisi VIII DPR RI yaitu I Komang Koheri, Diah Pitaloka, Rachmat Hidayat, Muhammad Rahul, Zainudin Arifin, Delmeria, Muhammad Rapsel Ali, An'nim Falachuddin Mahrus, Achmad, Wastam, Nur Azizah Tamhid, MHD. Alsi Chaidir, dan Muslich Zainal Abidin. Hadir juga Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi BNPB Yolak, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Rustandi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Yani Hasan dan para Camat yang wilayahnya terdampak bencana.
Pada Kesempatan tersebut Komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan bencana banjir dan tanah longsor senilai Rp3,2 miliar melalui BNPB dan bantuan logistik dari Kemensos kepada Wakil Bupati Bogor senilai Rp221 juta. (OL-09)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
bencana tanah longsor di Watukumpul, Kabupaten Pemalang menimpa rumah warga, menutup ruas jalan dan mengakibatkan satu orang tewas
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
SEJUMLAH bangunan rumah warga dan tempat ibadah di Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, terdampak bencana tanah longsor, Selasa (3/2) petang.
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved