Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebut penanganan warga negara Indonesia (WNI) yang masih berada di Wuhan, tempat asal Novel Coronavirus, menjadi tanggung jawab otoritas kesehatan setempat.
Untuk itu, menurutnya, Kementerian Kesehatan bisa mengambil langkah-langkah penanganan kesehatan ketika para WNI itu sudah pulang ke tanah air.
"Kemenkes tunggu sampai (kembali) Indonesia, kalau di luar Indonesia bukan wilayah Menkes Indonesia, tapi Menkes Wuhan," ujar Menkes saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (29/1).
Baca juga: Menkominfo Minta Warganet tidak Sebar Hoaks Soal Virus Korona
Menkes mengatakan akan menyiapkan langkah-langkah dan fasilitas rumah sakit jika memang para WNI telah dievakuasi ke Indonesia.
"Kalau sudah sampai di sini kita akan memepersipakan semua langkah-langkahnya, di rumah sakit mana untuk mengisolasinya, semua sejumlah 243 orang itu," tuturnya.
Dia menyebut para WNI di Wuhan dalam keadaan baik.
"Sebanyak 243 itu dalam keadaan sehat sampai detik ini, padahal dia berada di tengah-tengah virus ini, artinya apa? Saya ulang lagi, yaitu imunitas tubuh! Kalau kita imunnya baik, kita jaga kesehatan, virus gak ada apa-apanya," jelasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri membuka opsi evakuasi warga negara Indonesia yang terjebak di Tiongkok akibat wabah virus 2019-nCoV atau virus korona.
"Karena Tiongkok menutup wilayah, opsi evakuasi perlu pembahasan dengan pihak Tiongkok dan tidak bisa langsung dilakukan," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Jakarta, Selasa (28/1).
Kemenlu RI juga telah menghubungi otoritas negara lain yang tengah menyiapkan evakuasi.
"Kita juga bandingkan dengan negara lain yang memiliki warga negara di Wuhan. Kemarin saya bicara dengan Menlu Australia yang juga sedang menyiapkan," ucap Retno. (OL-1)
ISU viral mengenai seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang diketahui bergabung menjadi tentara aktif Amerika Serikat memunculkan pertanyaan serius soal hukum kewarganegaraan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde disebut terus melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan secara berkala.
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
Konflik AS-Venezuela tidak hanya mengguncang stabilitas internal Venezuela, tetapi juga memunculkan kekhawatiran luas terkait berbagai hal, termasuk keselamatan WNI di sana.
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh AS memicu krisis geopolitik. DPR RI menegaskan keselamatan WNI di Venezuela harus jadi prioritas utama.
Pada kelompok balita dan anak prasekolah usia 1-6 tahun, karies gigi ditemukan pada 31 persen anak atau sekitar satu dari tiga anak.
Satu dari lima remaja Indonesia mengalami tekanan darah di atas normal. Kondisi ini membuka jalan bagi hipertensi dan penyakit kronis di usia produktif.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
KEMENTERIAN Kesehatan memasuki tahap lanjutan penanganan bencana Aceh Sumatra dengan fokus pada pemulihan layanan kesehatan primer melalui puskesmas di wilayah terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved