Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PLAN International Indonesia (Plan Indonesia) telah berkarya selama 50 tahun memperjuangkan hak-hak anak. Bermula di Yogyakarta pada 1969, kini Plan Indonesia bekerja di tujuh provinsi. Saat ini sedikitnya ada 36 ribu anak dampingan Plan Indonesia, khususnya di terutama anak perempuan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Sebagai organisasi hak anak, kami akan terus berjuang untuk mendukung kesetaraan hak anak perempuan. Karena kami ingin anak-anak perempuan dapat menikmati kesempatan yang setara untuk pendidikan, pekerjaan, dan hal lainnya sehingga mereka dapat lebih berdaya,” ungkap Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Plan International Indonesia di Jakarta, Jumat (20/9).
Pada 2017, Plan International Indonesia bertransformasi menjadi Yayasan Plan International Indonesia. Perubahan ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak anak dan anak perempuan di Indonesia. Selain itu, perubahan ini juga bertujuan untuk kemitraan jangka panjang dan penggalangan sumber daya yang lebih luas untuk dampak pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagai puncak acara perayaan 50 tahun, Plan International Indonesia menggelar malam apresiasi pada Jumat (20/9) yang mengangkat tema ‘Journey for Equality’.
Yayasan Plan International Indonesia memberikan ‘Kanaga Award’, yaitu apresiasi kepada individu maupun institusi yang telah mendukung kerja Plan International Indonesia dalam usaha untuk mewujudkan kesetaraan hak anak, terutama anak perempuan.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Keluarga Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Rembang Abdul Hafidz, Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementrian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrullah, Atlet Bulu Tangkis Jonatan Christie, PT BTPN, dan pejuang hak anak di Sumba Timur, Selia Narwasti Nangi.
Pada malam apresiasi itu, Plan Indonesia turut menggandeng sejumlah anak dampingannya maupun organisasi anak yang menjadi mitra kerja untuk terlibat dalam acara di antaranya, Galatia Patrisius (anak dampingan Plan Indonesia di NTT), dan anak-anak dari Glowing Star, organiasi anak disabilitas.
Selain itu, seniman cilik Jaimee Maulana yang berusia 12 tahun turut ambil bagian dalam perhelatan ini. Bersama anak-anak dan kaum muda berbakat dampingan Yayasan Plan International Indonesia, Jaimee membuat karya kolaborasi.
Desain kolaborasi tersebut mengangkat tema kesetaraan anak-anak perempuan dan diimplementasikan dalam bentuk totebag dan scarf untuk tujuan penggalangan dana publik.
“Aku senang bisa sama-sama membuat gambar dan hasilnya digunakan untuk membantu anak-anak juga,” ungkap Jaimee.
Untuk menjalankan visi yang mengedepankan hak dan kesetaraan bagi anak perempuan, Yayasan Plan International Indonesia menggerakkan Girls Fund, sebuah inisiatif pendanaan publik untuk kepentingan anak perempuan yang terpinggirkan.
Girls Fund memiliki tiga fokus area dalam pendanaan, yaitu: beasiswa (Girls School), dukungan pendanaan untuk kelompok organisasi kaum muda untuk pemberdayaan perempuan (Girls Initiatives), dan dukungan pembangunan infrastruktur untuk anak-anak terpinggirkan, khususnya perempuan (Safe Space for Girls).
“Kerja-kerja kami belum selesai dan masih banyak pekerjaan rumah yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Diantaranya permasalahan perkawinan usia anak, dan juga tinginya persentase penganggur usia muda,” ungkap Dini. (OL-09)
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Kondisi tubuh yang kuat sangat diperlukan agar anak mampu menghadapi berbagai efek samping akibat kemoterapi.
DI setiap situasi konflik dan bencana, perempuan kini dipersepsikan dominan sebagai aktivis pendorong keadilan dan pembela hak asasi manusia di Indonesia.
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Perjuangan untuk Palestina tidak hanya dilakukan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui doa, edukasi, dan penyadaran masyarakat.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved