Headline

Istana minta Polri jaga situasi kondusif.

Modifikasi Cuaca Berhasil, Hujan Guyur Palangkaraya

Putri Anisa Yuliani
20/9/2019 21:14
Modifikasi Cuaca Berhasil, Hujan Guyur Palangkaraya
Warga menggunakan masker saat mengendarai sepeda di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (20/9)(Antara/ Hafidz Mubarak A)

MEMASUKI hari ke-4 operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Kalimantan Tengah, hujan sudah mulai mengguyuri beberapa lokasi, diantaranya Kabupaten Pulang Pisau, Kota Palangkaraya dan sekitarnya.

Menurut keterangan resmi Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC)-Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), Kepala BBTMC Tri Handoko Seto memantau langsung proses TMC di Palangkaraya hari ini.

“Ini progres yang luar biasa, kami bersyukur. Hujan turun pada sore hari ini dengan intensitas sedang hingga lebat. Besok kami baru dapat menghitung volume airnya," ujar Handoko Seto di Palangkaraya, Jumat (20/9).

Baca juga: Jumlah Titik Karhutla di Bengkulu Terus Bertambah

Tim BBTMC-BPPT didukung TNI AU pada siang hari melakukan penyemaian awan di tujuh kabupaten menggunakan pesawat CN 295 dengan mengangkut 2.400 kg NaCL.

Wilayah yang menjadi target, yaitu Kabupaten Kapuas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Sampit, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Barito, Kabupaten Katingan, dan Kota Palangkaraya.

“Pesawat jenis ini memang dapat menjangkau wilayah cukup luas hanya dalam satu kali terbang. Pada pagi hari prediksi cuaca di Palangkaraya tidak hujan. Namun, berkat kemurahanNya dan kerja keras tim akhirnya membuahkan hasil menggembirakan dengan turun hujan cukup lebat sore hari di Palangkaraya sekitarnya," jelas Handoko.

Selain Kota Palangkaraya, lanjut Handoko, hujan cukup deras juga turun di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

Koordinator Lapangan BBTMC-BPPT Fikri Nur Muhammad di Kalteng menjelaskan sepanjang lintasan area penyemaian, terpantau awan cumulus di ketinggian 15.000 kaki.

"Selain bahan semai NaCL, kami menggunakan kapur tohor untuk strategi penyemaian awan," kata Fikri.

Operasi TMC Penanggulangan Karhutla di Kalteng dipusatkan di Posko Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya dengan diperkuat tim BBTMC-BPPT sebanyak lima orang (termasuk Flight Scientist), dan didukung 13 orang dari TNI AU untuk kru pesawat. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Polycarpus
Berita Lainnya