Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Bridgerton 5 Fokus ke Francesca dan bukan Eloise, Para Penggemar Kecewa

Intan Safitri
26/3/2026 09:54
Bridgerton 5 Fokus ke Francesca dan bukan Eloise, Para Penggemar Kecewa
Cuplikan adegan dari season 4 serial Bridgerton(The Hollywood Reporter)

PENGUMUMAN Netflix mengenai fokus cerita untuk serial Bridgerton Season 5 memicu gelombang reaksi negatif dari basis penggemar setia. Alih-alih merayakan kelanjutan drama era Regency ini, penonton justru menyuarakan kekecewaan mendalam di berbagai platform media sosial dan forum diskusi internasional.

Pengabaian Urutan Novel Julia Quinn

Keputusan tim produksi untuk menjadikan Francesca Bridgerton sebagai bintang utama musim kelima dianggap sebagai langkah yang kontroversial. 

Berdasarkan urutan novel asli karya Julia Quinn, buku kelima seharusnya mengisahkan perjalanan cinta Eloise Bridgerton.

Penonton merasa Eloise, yang diperankan Claudia Jessie, telah menunggu terlalu lama sejak musim pertama. 

Penundaan kisahnya untuk memberikan panggung kepada Francesca dianggap sebagai bentuk ketidakadilan terhadap perkembangan karakter yang sudah dibangun selama bertahun-tahun.

Narasi yang Terkesan Terburu-buru

Kritik juga tertuju pada logika penceritaan (pacing). Di akhir musim keempat, Francesca baru saja kehilangan suaminya, John Stirling. Secara naratif, penggemar menilai karakter ini memerlukan waktu untuk memproses duka secara emosional.

Keputusan penulis untuk menerapkan time-jump atau lompatan waktu selama dua tahun demi mempercepat dimulainya romansa baru Francesca dianggap sebagai jalan pintas yang merusak kedalaman emosi cerita. 

Hal ini memicu kekhawatiran bahwa kualitas penulisan naskah mulai menurun demi mengejar target tayang.

Kontroversi Perubahan Karakter Michaela Stirling

Isu yang paling sensitif tetap tertuju pada keputusan gender-swap karakter Michael Stirling menjadi Michaela Stirling. 

Bagi pembaca buku, Michael adalah sosok ikonik dengan dinamika cerita yang spesifik mengenai infertilitas dan beban pewaris gelar.

Banyak penggemar merasa bahwa mengubah dinamika ini menjadi hubungan sesama jenis akan menghilangkan esensi konflik utama dari buku When He Was Wicked. 

Meski Netflix berupaya meningkatkan inklusivitas, sebagian besar audiens menilai bahwa perubahan ini terlalu jauh dari materi sumber asli yang mereka cintai.

Risiko Stagnasi Karakter Eloise

Dengan  urutan cerita yang meloncat, karakter Eloise terancam mengalami stagnasi. 

Penonton mulai jenuh melihat Eloise terjebak dalam siklus pemberontakan terhadap norma sosial tanpa adanya resolusi atau perkembangan hubungan yang signifikan. 

Jika hal ini berlanjut, terdapat risiko besar bahwa minat penonton terhadap karakter Eloise akan menurun sebelum musimnya sendiri benar-benar tiba. (Variety/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya