Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Blackpink & BTS Pimpin Laporan Hallyu 2025 dan Jadi Senjata Strategis Negara!

 Gana Buana
25/2/2026 16:00
Blackpink & BTS Pimpin Laporan Hallyu 2025 dan Jadi Senjata Strategis Negara!
Blackpink & BTS jadi(Dok. The Korea Times)

K-POP terus menjadi motor penggerak utama ledakan konten budaya Korea di kancah global. Musik pop asal Negeri Gingseng ini berhasil merebut pangsa perhatian media internasional terbesar di seluruh wilayah utama dunia, menurut laporan pemerintah yang dirilis pada Rabu.

Laporan tren Hallyu 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan bersama Korea Culture Information Service Agency, menganalisis sekitar 1,5 juta laporan media dan unggahan media sosial dari 30 negara sepanjang Oktober 2024 hingga September 2025.

Dominasi K-pop di Berbagai Benua

Data menunjukkan bahwa K-pop menyumbang porsi terbesar dalam liputan media mengenai fenomena Hallyu secara global. Persentase perhatian media di berbagai wilayah tercatat sebagai berikut:

  • Asia: 31,8%
  • Amerika Latin: 38,1%
  • Amerika Utara: 32,3%
  • Eropa: 24,5%

Blackpink dan BTS Masih Berkuasa

Grup vokal wanita Blackpink memimpin kategori ini dengan perolehan 14,2% dari total liputan media K-pop global. Di posisi berikutnya, boy band fenomenal BTS mengamankan pangsa 7,3%, disusul oleh grup NewJeans sebesar 3 persen.

Laporan tersebut juga menyoroti minat yang sangat kuat terhadap proyek solo para anggota Blackpink. Aktivitas individu mereka memberikan kontribusi signifikan terhadap pemberitaan:

  • Rosé: 9%
  • Jennie: 5%
  • Lisa: 5%
  • Jisoo: 2,6%

Pasar Amerika Serikat dan Pengaruh Netflix

Amerika Serikat tercatat sebagai produsen laporan media asing terbanyak mengenai Hallyu dengan 725 artikel, diikuti oleh India, Argentina, dan Vietnam. Di pasar AS, K-pop mendominasi cakupan konten Korea sebesar 33,8 persen, melampaui film (21,8%), serial televisi (12,7%), dan makanan khas Korea atau K-food (11,6%).

Untuk kategori karya individu, serial animasi global Netflix KPop Demon Hunters menjadi konten budaya Korea yang paling populer. Kesuksesan ini dikaitkan dengan perpaduan kreatif elemen folklor tradisional Korea, seperti malaikat maut (grim reapers) dan dokkaebi (goblin), dengan simbol makanan populer seperti gimbap dan ramen.

Kontributor besar lainnya termasuk serial When Life Gives You Tangerines yang berhasil meningkatkan pariwisata ke Pulau Jeju, serta "Squid Game" Season 3 yang memuncaki tangga streaming di 93 negara saat dirilis.

Lonjakan Popularitas K-food

Kuliner Korea juga mengalami peningkatan traksi yang pesat. Istilah kuliner tradisional seperti kimchi, soju, ramyeon, dan bibimbap menjadi tren bersamaan dengan kata kunci seperti chef dan Squid Game.

Laporan tersebut menganalisis bahwa lonjakan ini merupakan dampak langsung dari paparan kuliner dalam judul-judul populer Netflix, khususnya acara varietas memasak Culinary Class Wars dan drama Squid Game. (The Korea Times/Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya