Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Dewi Gita merilis lagu baru berjudul Jalir Janji, yang sekaligus menjadi soundtrack untuk film horor Lastri: Arwah Kembang Desa.
Lagu itu hadir dengan genre pop yang berpadu dengan alunan musik etnik, menghadirkan nuansa mistis, lirih, dan sarat makna, selaras dengan atmosfer horor dan drama yang diusung film.
Dewi Gita mengungkap bahwa proses penggarapan Jalir Janji tidaklah mudah. Baginya, menulis lagu untuk sebuah film jauh lebih sulit ketimbang menulis lagu non-soundtrack. Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana lagu itu harus bisa merepresentasikan cerita pada film.
”Jujur lebih susah lagu untuk soundtrack film, karena kita harus tahu ceritanya, keinginan dari film tersebut, keinginan dari sutradara, kita harus cocokkan gitu. Kadang kita sebagai pencipta lagu kan belum tentu mood-nya ada di situ, makanya saya waktu itu meminta waktu kurang lebih 2 bulan untuk saya istilahnya bertapa dulu lah, untuk menentukan lirik dan melodi yang pas untuk lagu ini,” jelas Dewi Gita dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/1).
Istri dari musisi Armand Maulana itu mengatakan, Jalir Janji ditulis dengan pendekatan emosional yang sangat mendalam, mengangkat tentang janji yang tertinggal, tentang rasa yang terikat, dan luka yang belum selesai. Musiknya yang hadir dengan ruh etnik dan kesunyian pun dihadirkan agar selaras dengan atmosfer film.
“Film ini kan alurnya kayak roller coaster ya, dari happy, kemudian sedih, terus seremnya. Nah dari situ saya berusaha untuk ada di dalamnya dan alhamdulillah diberikan 2 bulan akhirnya terlahirlah lirik dan melodi pada lagu ini,” jelasnya.
Eksekutif Produser film Lastri: Arwah Kembang Desa, Audy Bella mengungkapkan bahwa Jalir Janji sejak awal terasa menyatu dengan dunia film Lastri. Sejak awal menunjuk Dewi Gita untuk menggarap soundtrack ini pun, Bella sudah meminta Dewi untuk menyisipkan musik etnis dalam lagu tersebut.
“Saat pertama kali mendengar demo lagunya, saya langsung merasa ini Lastri. Musik dan liriknya seperti mewakili perasaan karakter-karakter di film tentang cinta, kehilangan, dan janji yang tak terucap. Semoga ‘Jalir Janji’ bisa menemani penonton, bukan hanya saat menonton filmnya, tapi juga setelah keluar dari bioskop,” jelas Audy Bella.
Adapun Jalir Janji kini telah resmi dirilis sebagai soundtrack film Lastri: Arwah Kembang Desa dan akan menjadi bagian penting dari perjalanan emosional film yang terinspirasi dari kisah urban legend Pati, Jawa Tengah. Lagu itupun sudah bisa dinikmati di sejumlah digital musik platform. (Z-1)
Melalui lagu Senyum Papa, Lindee Cremona memotret sosok ayah dari kacamata seorang anak; sosok yang kerap terlihat kuat dan selalu melempar senyum.
Marcell Siahaan sengaja membawakan lagu ini tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan.
Do What You Gotta, hasil kolaborasi dengan Sunset Rollercoaster, ditetapkan sebagai single utama dari EP terbaru PREP yang bertajuk One Day in the Sun.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Eclipse dari Shye hadir dengan nuansa indie-rock yang kental, membawa pendengar menelusuri ruang-ruang keintiman yang bersifat tarik-ulur.
Pementasan Musikal Perahu Kertas akan menyajikan total 21 lagu, di mana 18 di antaranya merupakan lagu baru yang diciptakan khusus.
Star Flower dari Chilli Beans mencoba menerjemahkan berbagai manifestasi "cahaya" yang menjadi inti cerita anime Love Through a Prism.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Kampiun merupakan salah satu nomor unggulan dari album debut Rimba yang bertajuk Technicolor Meeting. Album tersebut sebelumnya telah dilepas ke pasaran pada 14 November 2025.
Mengusung genre Dark Pop, Suatu Hari Kamu Akan Mengerti yang dibawakan Ardi, etna Rasti dirancang untuk memberikan nuansa emosional yang kelam, intim, sekaligus penuh ketegangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved