Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND pendatang baru, Rimba, mencatatkan pencapaian baru dalam perjalanan karier musik mereka. Lagu bertajuk Kampiun resmi terpilih menjadi salah satu lagu tema (soundtrack) untuk film layar lebar terbaru berjudul Suka Duka Tawa, yang mulai tayang serentak di bioskop tanah air pada hari ini, Kamis (8/1).
Kampiun merupakan salah satu nomor unggulan dari album debut Rimba yang bertajuk Technicolor Meeting. Album tersebut sebelumnya telah dilepas ke pasaran pada 14 November 2025.
Terpilihnya lagu ini sebagai bagian dari departemen suara film Suka Duka Tawa didasari oleh kecocokan energi dan emosi musik Rimba dengan narasi yang dibangun dalam film tersebut.
Film Suka Duka Tawa sendiri berfokus pada dinamika perjalanan hidup tokoh utama bernama Tawa. Alur ceritanya memotret realitas kehidupan yang penuh perjuangan, kegagalan, hingga momen-momen harapan.
Kehadiran lagu Kampiun diharapkan mampu mempertebal suasana sekaligus memperdalam pengalaman emosional penonton saat menyaksikan transformasi karakter Tawa di layar lebar.
Secara lirik, Kampiun menawarkan sudut pandang yang reflektif dan jujur mengenai penerimaan diri serta makna kemenangan personal. Semangat ini tertuang jelas dalam penggalan liriknya yang puitis:
“Memaafkan diri bukanlah prasyarat / Hakikat manusia / Bersaksi / Bahwa aku pemenang / Di matamu / Tiada nikmat lain yang kucari”
Bagi para personel Rimba, kolaborasi ini bukan sekadar promosi album, melainkan bentuk eksplorasi artistik ke ranah sinema. Keterlibatan ini menjadi pencapaian penting bagi band yang terhitung baru di industri musik, sekaligus menjadi pintu masuk untuk menjangkau pendengar yang lebih luas melalui medium film.
Pihak band berharap melalui keterlibatan ini, pesan yang terkandung dalam lagu Kampiun dapat tersampaikan lebih intim kepada audiens. Sinergi antara visual film dan audio dari Rimba diharapkan mampu memberikan kesan mendalam bagi penikmat seni di Indonesia.
Bagi masyarakat yang ingin mendengarkan lagunya terlebih dahulu sebelum menonton filmnya, Kampiun beserta seluruh lagu dalam album Technicolor Meeting sudah tersedia dan dapat diakses di berbagai platform streaming digital.
Film Suka Duka Tawa sudah bisa disaksikan di jaringan bioskop terdekat mulai hari ini. (Z-1)
Avenged Sevenfold (A7X) resmi kembali ke Jakarta pada 10 Oktober 2026 di JIS. Simak jadwal presale, harga tiket, dan informasi lengkapnya di sini.
Avenged Sevenfold (A7X) resmi kembali ke Jakarta pada 10 Oktober 2026 di JIS. Simak harga tiket mulai Rp665 ribu dan jadwal presale di sini.
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Di Ujung Waktu dari Namira Anjali berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Pengumuman ini menandai babak baru bagi Celine Dion setelah empat tahun berjuang melawan Stiff Person Syndrome kondisi neurologis langka yang sempat melumpuhkan dirinya.
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Di Ujung Waktu dari Namira Anjali berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Dalam debutnya, EL CAPITXN berkolaborasi dengan dua nama besar: Taehyun dari TOMORROW X TOGETHER dan musisi asal Amerika Serikat, Jeremy Zucker.
Melalui Ms. I Thrift Everything, Hongjoin membawa pendengar kembali ke era musik Y2K yang hangat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved