Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan pencipta lagu, Andmesh Kamaleng, telah menciptakan sebuah lagu tema yang menyentuh untuk film Air Mata di Ujung Sajadah 2.
Lagu yang diberi judul Bukan Lagi Rumahmu itu dinyanyikan langsung oleh Andmesh sendiri.
Proses penciptaan lagu itu diakui Andmesh memakan waktu cukup lama karena harus mendalami sinopsis cerita yang diberikan oleh produser film, Robert Ronny, beserta timnya.
"Proses pembuatan lagu Bukan Lagi Rumahmu ini cukup lama karena lagu ini diciptakan berdasarkan sinopsis yang diberikan oleh Mas Ronny dan juga tim," ujar Andmesh, dikutip Minggu (14/9).
Andmesh merancang lagu Bukan Lagi Rumahmu dengan lirik dan notasi yang sederhana, dengan keyakinan bahwa kesederhanaan inilah yang menjadi kekuatan utama lagu tersebut agar mudah diterima oleh para pendengar.
Ia berharap lagunya dapat menambah kedalaman emosional film dan mampu mewakili perasaan pendengarnya.
"Semoga lagunya bisa mewakilkan setiap scene yang berbarengan dengan lagunya dan semoga Andmesh bisa mewakilkan perasaan teman-teman semua untuk bisa menyatu dengan film tersebut," kata Andmesh.
Andmesh juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk para penonton video musiknya.
Ia mengajak seluruh penggemar untuk menikmati lagu Bukan Lagi Rumahmu yang kini telah tersedia di seluruh platform digital.
Terima kasih banyak buat teman-teman yang sudah menonton music video, semoga kalian bisa mendalami lagu tiap lirik dan juga nada yang diberikan dan jangan lupa untuk mendengarkan lagu Bukan Lagi Rumahmu di seluruh digital platform kesayangan kalian," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved