Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Fabio Asher, yang dikenal piawai menyanyikan lagu balada, merilis single baru berjudul Tanpa Balasmu, yang disiapkan sebagai soundtrack film Tabayyun.
Lagu yang ditulis Hendro Djasmoro bersama Andre Litz dan Barsena Bertandhi itu mengangkat kisah seorang pria yang sedang menghadapi ketidakpastian cinta dan keresahannya.
"Pria ini menunggu jawaban dari seseorang yang konon diyakini juga mencintainya. Tapi masih digantung. Makanya dia bilang, 'Kalau iya, ya iya, kalau enggak, enggak usah kasih harapan'," kata Hendro dalam keterangan pers, Selasa (11/2).
Lagu Tanpa Balasmu dibawakan dengan iringan Budapest Scoring Orchestra Hungaria.
Menurut Fabio, lagu itu memiliki tingkat kesulitan tinggi dan cukup menantang untuk dinyanyikan.
"Ini salah satu lagu gue yang paling menantang untuk dinyanyikan. Range-nya sangat lebar. Selain itu, emosinya juga harus terus dijaga," katanya.
Lagu Tanpa Balasmu dipilih menjadi soundtrack utama film Tabayyun, yang dibintangi Titi Kamal, Ibrahim Risyad, dan Naysila Mirdad. (Ant/Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved