Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI solo pendatang baru, Namira Anjali, kembali menyapa pendengar melalui karya terbarunya bertajuk Di Ujung Waktu. Dikenal dengan pendekatan musik yang intim, Namira kali ini mengajak pendengar menyelami ruang perenungan tentang salah satu fase hidup paling sunyi: mencintai di waktu yang tidak tepat.
Lagu ciptaan Uap Widya ini lahir dari sebuah kejujuran emosional. Di Ujung Waktu berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Alih-alih memaksakan kehendak, lagu ini menyoroti pilihan untuk menyimpan perasaan tersebut dengan elegan dan penuh hormat.
"Beberapa cinta tidak harus diperjuangkan. Beberapa cukup dirasakan, lalu disimpan sebagai rahasia paling indah dalam hidup."
Secara musikal, lagu ini dibalut dengan aransemen yang hangat dan emosional. Namira berhasil menggambarkan pergulatan batin antara keinginan dan realita tanpa harus terjebak dalam drama yang berlebihan. Musiknya mengalir tenang, mencerminkan sebuah luka yang telah diterima dengan ikhlas.
Di Ujung Waktu menjadi simbol sebuah keberanian jenis baru, bukan keberanian untuk memiliki, melainkan keberanian untuk melepaskan tanpa pernah mengungkapkan.
Melalui lagu ini, Namira Anjali memposisikan dirinya bukan sekadar sebagai penyanyi, melainkan teman bercerita bagi mereka yang memilih kedewasaan di atas ego hati.
Di Ujung Waktu kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital. (Z-1)
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Pengumuman ini menandai babak baru bagi Celine Dion setelah empat tahun berjuang melawan Stiff Person Syndrome kondisi neurologis langka yang sempat melumpuhkan dirinya.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Melalui tur bertajuk Turn The Page in Asia, Sirup dijadwalkan menyambangi Seoul, Taipei, dan Bangkok pada musim panas ini.
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Dalam debutnya, EL CAPITXN berkolaborasi dengan dua nama besar: Taehyun dari TOMORROW X TOGETHER dan musisi asal Amerika Serikat, Jeremy Zucker.
Melalui Ms. I Thrift Everything, Hongjoin membawa pendengar kembali ke era musik Y2K yang hangat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved