Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI sekaligus produser asal Singapura, Hongjoin, resmi merilis single terbarunya bertajuk Ms. I Thrift Everything. Lagu ini merupakan peluncuran kelima dari album perdananya, Clockwork, yang dijadwalkan menyapa pendengar pada 29 Mei mendatang.
Melalui Ms. I Thrift Everything, Hongjoin membawa pendengar kembali ke era musik Y2K yang hangat.
Dibangun di atas melodi R&B yang merdu dan irama indie yang cerah, lagu ini menangkap esensi lamunan remaja tahun 2000-an.
Secara naratif, lagu ini menceritakan pengalaman emosional saat berpapasan dengan seseorang yang memikat hati di sebuah toko barang bekas, sebuah pertemuan singkat yang diubah menjadi dunia romantis yang sinematik.
Hongjoin menyoroti tema pendewasaan dalam karya ini, menggambarkan ilusi indah dan harapan saat jatuh cinta pada seseorang yang kemungkinan besar tidak akan ditemui lagi. Kejujuran penulisan lirik yang menyerupai buku harian menjadi kekuatan utama dalam single ini.
Album Clockwork sendiri menandai tonggak sejarah penting sebagai proyek album panjang pertama bagi hongjoin.
Album ini akan berisi 12 trek yang merepresentasikan 12 angka pada permukaan jam, menyimbolkan putaran lengkap perjalanan emosional antara cinta dan kehilangan.
Ditulis dan diproduksi secara mandiri, Clockwork memadukan genre alternatif pop, R&B, dan indie. Karya ini menjadi bukti fleksibilitas musikalitas hongjoin yang dipengaruhi oleh kancah musik Asia dan Amerika.
Sebagai salah satu nama yang tengah naik daun di Asia Tenggara, Hongjoin menunjukkan pertumbuhan yang konsisten.
Hingga saat ini, ia telah mengumpulkan lebih dari 10 juta pemutaran di Spotify dengan 183 ribu pendengar bulanan.
Basis pendengar terbesarnya tersebar di berbagai negara, termasuk Filipina, Taiwan, Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Vietnam.
Prestasi Hongjoin di industri musik mulai diakui secara luas. Pada tahun 2024, ia meraih penghargaan dari Spotify sebagai Top Artist of Rising 65 dan masuk dalam daftar Top 5 Songs of Rising 65 untuk lagunya yang berjudul Komorebi.
Selain sukses menggelar konser tunggal yang terjual habis di Esplanade Annexe, Singapura, ia juga tercatat pernah menjadi penampil pembuka bagi sederet artis internasional seperti Ricky Montgomery, Matt Maltese, hingga grentperez.
Dengan produksi mandiri yang lahir dari kreativitas kamar tidur, Hongjoin kini memposisikan dirinya sebagai suara menonjol dari kancah musik independen Singapura yang siap bersaing di level global. (Z-1)
Melalui tur bertajuk Turn The Page in Asia, Sirup dijadwalkan menyambangi Seoul, Taipei, dan Bangkok pada musim panas ini.
Dalam debutnya, EL CAPITXN berkolaborasi dengan dua nama besar: Taehyun dari TOMORROW X TOGETHER dan musisi asal Amerika Serikat, Jeremy Zucker.
Dalam keseharian yang sepenuhnya ia atur sendiri, Aruma mulai disiplin menjaga waktu tidur dan menyisakan ruang jeda di tengah kesibukan.
Direkam dalam rentang waktu 2023 hingga 2025, album More Time milik Elephant Kind lahir dari perpaduan energi antara hiruk-pikuk Jakarta dan kesunyian introspektif London.
PIKOTARO berhasil mengemas proses belajar ke kamar mandi menjadi sebuah perayaan musik yang penuh warna.
Direkam dalam rentang waktu 2023 hingga 2025, album More Time milik Elephant Kind lahir dari perpaduan energi antara hiruk-pikuk Jakarta dan kesunyian introspektif London.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa lagu dari WUSS ini merupakan akumulasi dari perasaan campur aduk yang dialami para personel WUSS dalam tiga tahun terakhir.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Dalam EP ini, PREP merangkum nuansa jazz dekade 1970-an, musik rock dan soul ala West Coast Amerika Serikat, serta teknik produksi khas era 80-an.
Penyanyi cilik Chelsea Felicia kembali meramaikan industri musik anak Tanah Air dengan meluncurkan album kedua bertajuk My Precious Moments.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved