Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
TRIO pop-alternatif Elephant Kind resmi merilis album studio ketiga mereka bertajuk More Time di bawah naungan label Alcopop! Records. Album ini menandai fase transisi penting bagi grup yang digawangi Bam Mastro (vokal, gitar), Bayu Adisapoetra (drum), dan Kevin Septanto (bass).
Direkam dalam rentang waktu 2023 hingga 2025, More Time lahir dari perpaduan energi antara hiruk-pikuk Jakarta dan kesunyian introspektif London.
Album ini menjadi bukti kedewasaan Elephant Kind yang kini lebih berani mengeksplorasi berbagai spektrum musik, mulai dari alt-rock, breakbeats, hingga ballad melankolis.
Vokalis Bam Mastro mengungkapkan bahwa album ini merupakan karya yang mereka yakini sepenuhnya untuk dilepas ke publik.
"Album More Time adalah album hip-hop, house, rock, eastern, dance, dan banyak genre lainnya yang kami tidak dapat sebutkan satu persatu, penuh lika-liku yang membawamu dari satu dunia ke dunia lainnya. Sebuah inovasi," ujar Bam.
Dalam pengerjaannya, Elephant Kind berkolaborasi dengan sederet nama besar di industri musik internasional:
Lagu More Time dipilih sebagai focus track yang menonjolkan nuansa late-night dengan vokal penuh reverb dan atmosfer ambient. Lagu ini merepresentasikan identitas baru Elephant Kind yang lebih fleksibel namun tetap membumi.
Untuk merayakan peluncuran ini, Elephant Kind telah menyiapkan rangkaian acara bertajuk LIVETIME.
Setelah sukses menggelar listening party di Zodiac, Jakarta, mereka dijadwalkan tampil dalam Live Album Showcase pada 7 Mei 2026 di Krapela.
Dalam konser tersebut, trio ini akan membawakan materi dari album baru serta lagu-lagu hit dari diskografi sebelumnya.
Melanjutkan momentum perilisan, Elephant Kind juga bersiap melakukan ekspansi global dengan jadwal konser di benua Asia dan tur headline di Inggris yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang. (Z-1)
Dalam keseharian yang sepenuhnya ia atur sendiri, Aruma mulai disiplin menjaga waktu tidur dan menyisakan ruang jeda di tengah kesibukan.
PIKOTARO berhasil mengemas proses belajar ke kamar mandi menjadi sebuah perayaan musik yang penuh warna.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa lagu dari WUSS ini merupakan akumulasi dari perasaan campur aduk yang dialami para personel WUSS dalam tiga tahun terakhir.
Ide pembuatan remix ini bermula saat Winky Wiryawan menyiapkan set khusus untuk penampilannya di festival PestaPora.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa lagu dari WUSS ini merupakan akumulasi dari perasaan campur aduk yang dialami para personel WUSS dalam tiga tahun terakhir.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Dalam EP ini, PREP merangkum nuansa jazz dekade 1970-an, musik rock dan soul ala West Coast Amerika Serikat, serta teknik produksi khas era 80-an.
Penyanyi cilik Chelsea Felicia kembali meramaikan industri musik anak Tanah Air dengan meluncurkan album kedua bertajuk My Precious Moments.
Secara filosofis, RANGR merupakan evolusi dari identitas sebelumnya yang bernama Ranger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved