Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI indie-pop asal Singapura, Shye, resmi menandai kembalinya ke industri musik di 2026 dengan merilis single terbaru bertajuk Eclipse.
Dalam karya teranyarnya tersebut, Shye mengeksplorasi kedalaman emosi manusia, khususnya mengenai rasa sakit dan ketidakpastian yang muncul saat mencintai seseorang yang tidak memberikan perasaan serupa.
Eclipse hadir dengan nuansa indie-rock yang kental, membawa pendengar menelusuri ruang-ruang keintiman yang bersifat tarik-ulur. Melalui lagu ini, Shye membedah kerinduan yang menohok dan kegelisahan yang lahir dari sebuah hubungan tanpa kejelasan.
Pemilihan judul Eclipse atau gerhana bukanlah tanpa alasan. Shye menggunakan fenomena alam tersebut sebagai representasi visual dari situasi emosionalnya: sebuah kondisi di mana ada kedekatan yang sangat dekat sebelum akhirnya segalanya kembali menjauh dan menjadi gelap.
Meskipun lagu ini berujung pada sebuah penerimaan, Shye tetap meninggalkan sebuah pertanyaan introspektif yang mendalam bagi para pendengarnya melalui penggalan lirik:
"Would they miss you the same way when they're gone, or do they simply like the safety of being able to miss you from a distance?"
Pertanyaan tersebut seolah menggugat kejujuran di balik rasa rindu, apakah benar-benar tulus, atau sekadar rasa nyaman karena bisa merindu dari jarak aman tanpa harus berkomitmen.
Dari sisi produksi, Eclipse sangat dipengaruhi oleh estetika dream-pop ala band legendaris seperti Cocteau Twins dan The Cure.
Penggunaan instrumen gitar yang dibalut efek reverb menciptakan suasana "hilang-timbul" yang sinkron dengan tema lagunya.
Vokal Shye yang terdengar airy dan intim dilapisi dengan harmoni serta efek yang memberikan kesan jauh namun terasa dekat secara personal.
Perpaduan ini menciptakan nuansa layaknya sebuah film bertema coming-of-age, saat kesedihan dan kehangatan dapat hadir berdampingan, membuat rasa sakit hati terasa indah secara estetik.
Melalui rilis persnya, Shye mengungkapkan bahwa Eclipse merupakan gerbang pembuka bagi proyek-proyeknya yang lebih besar di tahun ini. Ia berharap lagu ini dapat menjadi teman bagi mereka yang sedang berjuang dalam kesendirian atau ketidakpastian cinta.
"Sebagai karya pertamaku di tahun ini, lagu ini menjadi awal yang tepat untuk memberikan cuplikan dari karya-karyaku selanjutnya yang penuh dengan kejujuran, introspektif, dan penuh dengan berbagai macam emosi. Aku harap lagu ini menjadi ruang aman bagi banyak orang, di mana mereka merasa dapat dimengerti," ujar Shye.
Eclipse kini sudah dapat dinikmati melalui berbagai platform musik digital, menjadi kawan bagi siapa saja yang memilih untuk tetap mencintai meski tanpa jawaban yang jelas. (Z-1)
Sebagai penanda kembalinya mereka ke kancah musik tanah air, Cherry Bombshell, yang terbentuk sejak 1995, merilis single terbaru bertajuk Kecewa.
Album Britpop, yang dirilis pekan lalu, menjadi album ke-16 dalam karier solo Robbie Williams yang berhasil memuncaki tangga lagu.
Lagu Apa Arti Cinta dari Danil Josse hadir dengan balutan aransemen pop mainstream yang progresif namun tetap terasa hangat.
Secara musikal, SonicFlo memilih jalur pop-alternative sebagai identitasnya.
Melalui judul Terbentur, Terbentur, Terbentur, Febinda Tito tidak bermaksud menyampaikan keluhan.
Sebagai penanda kembalinya mereka ke kancah musik tanah air, Cherry Bombshell, yang terbentuk sejak 1995, merilis single terbaru bertajuk Kecewa.
Lagu Apa Arti Cinta dari Danil Josse hadir dengan balutan aransemen pop mainstream yang progresif namun tetap terasa hangat.
Secara musikal, SonicFlo memilih jalur pop-alternative sebagai identitasnya.
Kembali Kepadamu dari Pugar Restu Julian bukan sekadar lagu biasa, melainkan sebuah medium perenungan mengenai momen di mana segala perbuatan pada akhirnya akan kembali kepada diri sendiri.
Lagu Enggap Nafasku menjadi penanda kembalinya Dipaaa ke industri musik setelah sebelumnya sempat merilis lima lagu di sepanjang 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved