Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Shye Awali 2026 dengan Single Eclipse, Sebuah Ode bagi Cinta yang tidak Terbalas

Basuki Eka Purnama
28/1/2026 08:41
Shye Awali 2026 dengan Single Eclipse, Sebuah Ode bagi Cinta yang tidak Terbalas
Shye(MI/HO)

MUSISI indie-pop asal Singapura, Shye, resmi menandai kembalinya ke industri musik di 2026 dengan merilis single terbaru bertajuk Eclipse. 

Dalam karya teranyarnya tersebut, Shye mengeksplorasi kedalaman emosi manusia, khususnya mengenai rasa sakit dan ketidakpastian yang muncul saat mencintai seseorang yang tidak memberikan perasaan serupa.

Eclipse hadir dengan nuansa indie-rock yang kental, membawa pendengar menelusuri ruang-ruang keintiman yang bersifat tarik-ulur. Melalui lagu ini, Shye membedah kerinduan yang menohok dan kegelisahan yang lahir dari sebuah hubungan tanpa kejelasan.

Metafora Gerhana dan Keraguan

Pemilihan judul Eclipse atau gerhana bukanlah tanpa alasan. Shye menggunakan fenomena alam tersebut sebagai representasi visual dari situasi emosionalnya: sebuah kondisi di mana ada kedekatan yang sangat dekat sebelum akhirnya segalanya kembali menjauh dan menjadi gelap.

Meskipun lagu ini berujung pada sebuah penerimaan, Shye tetap meninggalkan sebuah pertanyaan introspektif yang mendalam bagi para pendengarnya melalui penggalan lirik:

"Would they miss you the same way when they're gone, or do they simply like the safety of being able to miss you from a distance?"

Pertanyaan tersebut seolah menggugat kejujuran di balik rasa rindu, apakah benar-benar tulus, atau sekadar rasa nyaman karena bisa merindu dari jarak aman tanpa harus berkomitmen.

Sentuhan Dream-Pop yang Sinematik

Dari sisi produksi, Eclipse sangat dipengaruhi oleh estetika dream-pop ala band legendaris seperti Cocteau Twins dan The Cure. 

Penggunaan instrumen gitar yang dibalut efek reverb menciptakan suasana "hilang-timbul" yang sinkron dengan tema lagunya.

Vokal Shye yang terdengar airy dan intim dilapisi dengan harmoni serta efek yang memberikan kesan jauh namun terasa dekat secara personal. 

Perpaduan ini menciptakan nuansa layaknya sebuah film bertema coming-of-age, saat kesedihan dan kehangatan dapat hadir berdampingan, membuat rasa sakit hati terasa indah secara estetik.

Awal dari Perjalanan Introspektif

Melalui rilis persnya, Shye mengungkapkan bahwa Eclipse merupakan gerbang pembuka bagi proyek-proyeknya yang lebih besar di tahun ini. Ia berharap lagu ini dapat menjadi teman bagi mereka yang sedang berjuang dalam kesendirian atau ketidakpastian cinta.

"Sebagai karya pertamaku di tahun ini, lagu ini menjadi awal yang tepat untuk memberikan cuplikan dari karya-karyaku selanjutnya yang penuh dengan kejujuran, introspektif, dan penuh dengan berbagai macam emosi. Aku harap lagu ini menjadi ruang aman bagi banyak orang, di mana mereka merasa dapat dimengerti," ujar Shye.

Eclipse kini sudah dapat dinikmati melalui berbagai platform musik digital, menjadi kawan bagi siapa saja yang memilih untuk tetap mencintai meski tanpa jawaban yang jelas. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya