Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Orkes Bada Isya Rilis Video Klip Angin Malam, Sebuah Renungan Tentang Jarak dan Keterasingan

Basuki Eka Purnama
09/1/2026 05:29
Orkes Bada Isya Rilis Video Klip Angin Malam, Sebuah Renungan Tentang Jarak dan Keterasingan
Orkes Bada Isya(MI/HO)

GRUP musik Orkes Bada Isya resmi memperkenalkan karya visual terbaru mereka melalui peluncuran video klip bertajuk Angin Malam. Video ini dijadwalkan tayang perdana di kanal YouTube resmi mereka pada Jumat (9/1) pukul 19.30 WIB. 

Bukan sekadar pelengkap lagu, video klip ini hadir sebagai ruang tafsir visual yang mengajak penonton merenungi makna jarak, kehilangan, dan keterasingan manusia di tengah bisingnya kehidupan modern.

Dari Kisah Personal ke Refleksi Kolektif

Narasi dalam Angin Malam berangkat dari potret sederhana sepasang kekasih yang mulai menyadari adanya absurditas dalam hubungan mereka. 

Kegelisahan tersebut memicu pertanyaan eksistensial yang mendalam: apa arti sebuah pelukan ketika keterasingan justru terasa semakin nyata?

Namun, seiring berjalannya lagu, cerita personal ini berkembang menjadi sebuah refleksi kolektif yang lebih luas. 

Orkes Bada Isya memotret fenomena manusia yang tanpa sadar sering kali ditarik keluar dari jati dirinya sendiri. Terjebak dalam rutinitas dan tuntutan yang banal, manusia kerap dibentuk menjadi sosok lain demi memenuhi ekspektasi dunia di luar dirinya.

Simbolisme dan Metafora Kehidupan

Dalam penggarapan visualnya, Orkes Bada Isya menggunakan permainan tanda melalui gerak dan suasana yang melankolis. Simbol-simbol sederhana dihadirkan untuk menggambarkan keinginan seseorang untuk melarikan diri dari hiruk-pikuk kehidupan, sebuah upaya untuk kembali jujur pada diri sendiri di tengah dunia yang kian gaduh.

Salah satu poin sentral dalam karya ini adalah metafora yang kuat: "bunga bukanlah bunga bila tak gugur”. 

Kalimat tersebut menggambarkan bahwa kehilangan, kerentanan, dan kejatuhan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemberian makna dalam hidup manusia.

Ruang Tafsir yang Terbuka

Melalui Angin Malam, Orkes Bada Isya tidak berupaya menyodorkan jawaban pasti atas kegelisahan yang diangkat. Sebaliknya, mereka justru membuka ruang bagi penonton untuk hadir dengan pengalaman dan interpretasi masing-masing.

Angin Malam diharapkan mampu menjadi cermin bagi siapa saja yang merasa sedang mengenakan "topeng" akibat tuntutan keadaan. 

Dengan rilisnya video klip ini, Orkes Bada Isya berharap karya mereka dapat menemukan tempat di hati penonton dan hidup melalui berbagai tafsir yang lahir dari setiap pasang mata yang menyaksikannya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya