Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Ringgo Agus Rahman kembali menyapa penonton lewat proyek film terbaru bertajuk Nala: Dengar Aku Juga. Dalam film itu, Ringgo memerankan sosok ayah yang memiliki dua anak perempuan, sebuah peran yang diakuinya memberikan perspektif baru, baik secara personal maupun dalam hal pola pengasuhan.
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (6/1) lalu, Ringgo mengungkapkan kegembiraannya bisa mengeksplorasi peran tersebut. Hal ini terasa spesial baginya karena sangat kontras dengan kehidupan nyatanya yang dikelilingi oleh anak laki-laki.
"Kalau saya pribadi di rumah kan saingannya banyak cowok-cowok begitu, kalau di sini (dalam film) kayak oh begini rasanya jadi ganteng sendiri," ujar Ringgo sembari berkelakar.
Beradu peran dengan Quinn Salman dan Michelle Yuri memberikan pelajaran berharga bagi Ringgo mengenai perbedaan karakter anak. Ia mengamati bahwa anak perempuan memiliki kecenderungan lebih terbuka dalam menunjukkan emosi mereka.
"Anak perempuan itu lebih ekspresif begitu, seru ya, suka fellow city," tambahnya.
Pengalaman ini membuatnya lebih memahami bahwa setiap anak memiliki cara berkomunikasi yang berbeda, yang memerlukan pendekatan pengasuhan yang berbeda pula.
Lebih jauh, Ringgo juga merefleksikan peran seorang ayah dalam konteks yang lebih luas.
Melalui cerita film ini, ia melihat adanya sebuah kesamaan dilema yang dialami oleh para kepala keluarga. Di satu sisi, seorang ayah dituntut untuk mencari nafkah, namun di sisi lain, tuntutan tersebut sering kali merenggut kehadiran mereka dalam momen-momen penting keluarga.
Senada dengan Ringgo, aktris Tika Bravani yang berperan sebagai sang ibu, menilai kisah ini sangat relevan dengan realitas masyarakat saat ini. Menurutnya, jarak emosional yang timbul akibat kesibukan orang tua adalah bentuk pengorbanan yang nyata.
"Ketiadaan orangtua dalam masa tumbuh kembang anak menjadi bentuk pengorbanan bagi orangtua yang memilih untuk bekerja," ungkap Tika.
Nala: Dengar Aku Juga menceritakan dinamika sebuah keluarga yang mulai kehilangan kehangatan akibat kesibukan masing-masing. Di tengah jarak emosional tersebut, hadir Nala (Michelle Yuri), si bungsu yang periang, yang mencoba menjaga nyawa di dalam rumah dengan caranya yang sederhana.
Sementara itu, sang kakak, Laras (Quinn Salman), digambarkan sebagai sosok yang menyimpan rindu mendalam terhadap perhatian sang Bapak dan Ibu.
Konflik batin dan kerinduan yang terpendam ini mulai menemukan titik terang saat Nala menemukan sebuah walkman lama. Benda tersebut menjadi pemantik bagi keluarga ini untuk kembali membuka percakapan yang selama ini tertunda tentang rindu dan cinta yang sebenarnya selalu ada. (Ant/Z-1)
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved