Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Ringgo Agus Rahman berharap tahun 2025 menjadi lebih santai. Baginya, hidup santai juga merupakan ambisi terbesarnya.
"2024 yang sungguh mengejutkan, tahun yang keren buat saya. Mudah-mudahan tahun 2025 menjadi tahun yang santai. Saya bukan orang yang ambisius namun ambisi terbesar saya adalah untuk hidup santai!" ungkap Ringgo dalam unggahan di Instagram pribadinya, Kamis (2/1).
"Kok ya gak ada tertanam untuk menjadi yang paling paling dalam bidang apa pun. Kalo di game hanya ingin jadi NPC (non-player character), dibanding tokoh utama yang kudu ngehajar monster-monster dan raja utama dengan skill yang luar biasa itu. Ah ribet. Selamat tahun baru teman-teman," imbuhnya.
Sebelumnya, 2024 menjadi tahun yang penuh pencapaian bagi Ringgo. Di tahun itu, ia berhasil memenangkan Piala Citra pertamanya sepanjang kariernya di industri perfilman setelah berhasil menjadi pemenang pada ajang FFI 2024.
Lewat perannya sebagai Bagus Rahmat di Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, Ringgo berhasil membawa pulang Piala Citra untuk kategori pemeran utama pria terbaik.
Kemenangan itu terasa begitu emosional. Saat menerima piala di atas panggung saat Malam Anugerah Piala Citra FFI 2024 di ICE, BSD, Tangerang, ia pun menangis. Saat berjalan di karpet merah, ia merasa ‘pesimistis’ dan mengutarakan dirinya siap kalah.
Bahkan, ia tidak mengajak sang istri, Sabai Dieter, ke perayaan tersebut, karena merasa dirinya akan kalah lagi. Sebelumnya, Ringgo pernah masuk nominasi Piala Citra FFI pada 2006, 2007, 2014, dan 2019. (Z-1)
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved