Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu berdarah Taiwan-Amerika, Luke Chiang, resmi merilis single terbaru berjudul Say That! untuk membuka tahun 2026.
Perilisan ini menjadi catatan penting karena merupakan single terakhir yang diperkenalkan sebelum ia meluncurkan album perdana yang dijadwalkan rilis pada kuartal pertama tahun ini.
Say That! hadir sebagai lagu indie-pop patah hati dengan nuansa upbeat. Meski dibalut dengan aransemen R&B dan elektronik yang terdengar ringan, lagu ini menyimpan kedalaman emosi lewat melodi yang kuat.
Secara naratif, Say That! menggambarkan dinamika tarik-ulur perasaan seseorang saat harus meninggalkan sosok yang masih dicintai.
Mengenai makna di balik lagu ini, Luke Chiang mengungkapkan bahwa karya terbarunya adalah bentuk refleksi atas komunikasi yang terputus.
"Lagu ini tentang rasa menyesal atas kata-kata yang tak pernah terucap setelah meninggalkan seseorang yang masih kita cintai, tentang keinginan agar mereka tahu bahwa pernah ada momen di mana kita benar-benar ingin menghabiskan hidup bersama, meski pada akhirnya harus memilih untuk pergi," ungkap Chiang.
Kehadiran single ini menyusul kesuksesan dua rilisan sebelumnya, Terrible4u dan What Can I Do?, yang viral sepanjang tahun lalu.
Kedua lagu tersebut saat ini mencatatkan lebih dari 750.000 streams mingguan di Spotify dan masuk dalam berbagai playlist unggulan. Pencapaian ini kian memperluas jangkauan pendengar Luke, sekaligus mempertegas posisinya di ranah pop dan R&B kontemporer.
Chiang sendiri bukanlah nama baru di industri musik. Ia telah lama membangun karier secara independen melalui lagu-lagu seperti May I Ask, Paragraphs, dan Shouldn't Be.
Konsistensinya dalam memadukan elemen R&B, soul, dan sensibilitas pop modern telah membentuk basis penggemar global yang solid.
Saat ini, Chiang tercatat memiliki lebih dari 2,5 juta pendengar bulanan di Spotify dan masuk dalam daftar 100 artis progressive R&B teratas dunia versi Chartmetric.
Menariknya, Asia Tenggara menjadi wilayah dengan basis massa terkuat bagi Chiang. Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan pendengar terbanyak, diikuti oleh Filipina (#3), Malaysia (#4), Thailand (#6), Taiwan (#8), dan Singapura (#10).
Melalui Say That! dan album perdananya mendatang, Chiang semakin menunjukkan kejujuran emosional dalam bermusik. Dalam penggarapan album tersebut, ia juga menggandeng sejumlah kolaborator ternama seperti HILLARI, Bren Joy, Jesse Barrera, dan Albert Posis untuk memberikan warna baru bagi para pendengarnya di seluruh dunia. (Z-1)
G&LDH luncurkan CLOUD DREAM project, kolaborasi 7 artis Tailan dan Jepang (FLIO & WOLF HOWL HARMONY) dalam dokumenter perjalanan musik global.
Orkes Bada Isya merilis single "Cakrawala" pada 6 Maret 2026. Sebuah karya balada kontemplatif yang menyoroti relasi manusia dengan alam dan kemanusiaan.
Park Min-ji eks Secret Number resmi memulai karier solo dengan nama panggung MELONii. Simak detail debut lagu Risky Risky yang dirilis di Jakarta.
Avenged Sevenfold siap guncang JIS pada 10 Oktober 2026. Simak alasan promotor Ravel Entertainment memilih JIS sebagai venue konser stadium show ini.
Avenged Sevenfold (A7X) resmi kembali ke Jakarta pada 10 Oktober 2026 di JIS. Simak jadwal presale, harga tiket, dan informasi lengkapnya di sini.
Avenged Sevenfold (A7X) resmi kembali ke Jakarta pada 10 Oktober 2026 di JIS. Simak harga tiket mulai Rp665 ribu dan jadwal presale di sini.
Orkes Bada Isya merilis single "Cakrawala" pada 6 Maret 2026. Sebuah karya balada kontemplatif yang menyoroti relasi manusia dengan alam dan kemanusiaan.
Park Min-ji eks Secret Number resmi memulai karier solo dengan nama panggung MELONii. Simak detail debut lagu Risky Risky yang dirilis di Jakarta.
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Di Ujung Waktu dari Namira Anjali berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved