Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu peraih sertifikat multiplatinum, Bebe Rexha, resmi merilis single baru bernuansa dance bertajuk New Religion. Lagu ini diproyeksikan menjadi soundtrack musim panas sekaligus single utama dari album visual terbarunya, Dirty Blonde, yang dijadwalkan meluncur pada 12 Juni 2026 melalui label musik EMPIRE.
Dalam karya terbaru ini, Bebe Rexha melakukan transformasi artistik dengan membawa ruh dari lagu elektronik legendaris Insomnia milik grup Faithless yang dirilis pada 1995.
Pengaruh tersebut terdengar sangat kental melalui penggunaan bassline signature khas Insomnia yang bersatu padu dengan vokal khas Bebe.
Hasilnya adalah sebuah lagu clubbing modern yang berfungsi sebagai momen tribute sekaligus upaya memperkenalkan kembali elemen musik klasik tersebut kepada generasi pendengar hari ini.
Di balik dentuman musiknya yang energik, New Religion memiliki latar belakang emosional yang personal.
Bebe mengungkapkan bahwa proses penulisan lagu ini terjadi saat dirinya sedang berada dalam fase kehidupan yang kurang baik.
Baginya, musik menjadi satu-satunya pelarian dan kekuatan yang tidak pernah meninggalkannya di tengah kerasnya industri dan dunia.
"New Religion adalah kebebasanku di lantai dansa. Lagu ini tentang membebaskan diri kita dan hilang dalam alunan musik. Aku sedang berada di tempat yang buruk saat aku menulis ini dan aku kemudian menyadari bahwa musik adalah satu hal yang tidak pernah meninggalkanku," ujar Bebe Rexha.
Ia menambahkan bahwa lagu ini merupakan bentuk apresiasi terdalamnya terhadap dunia musik.
"Aku ingin menulis sebuah surat cinta untuk musik lewat lagu ini. Saat bass-nya masuk, kamu dapat merasakannya di dada dan kamu merasa hidup lagi. Itulah inti dari lagu ini bagiku. Merasa aman di alunan musik ini dan ingat akan rasa yang menggugah itu. Aku harap saat orang-orang mendengar lagu ini mereka ingin berdiri, berdansa, dan merasa hidup," jelas Bebe Rexha
Perilisan New Religion menandai titik penting dalam era baru karier Bebe Rexha yang terus meleburkan batasan antara genre pop, dance, dan elektronik.
Selain menawarkan inovasi musikal, musisi global ini juga mengusung konsep interaktif dalam memperkenalkan karya-karyanya.
Ia mengajak para pendengar di seluruh dunia untuk terlibat langsung dalam menentukan urutan perilisan karyanya. Melalui situs resmi super.areudirty.com, penggemar dapat memberikan suara untuk lagu-lagu yang ingin mereka dengarkan lebih awal dalam beberapa minggu ke depan.
Lagu dengan jumlah vote terbanyak pada periode tertentu akan diprioritaskan untuk dirilis terlebih dahulu.
Langkah ini mempertegas posisi Bebe Rexha sebagai seniman yang tidak hanya mendorong batasan genre, tetapi juga meruntuhkan jarak antara musisi dan pendengarnya melalui teknologi digital. (Z-1)
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Di Ujung Waktu dari Namira Anjali berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Pengumuman ini menandai babak baru bagi Celine Dion setelah empat tahun berjuang melawan Stiff Person Syndrome kondisi neurologis langka yang sempat melumpuhkan dirinya.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Melalui tur bertajuk Turn The Page in Asia, Sirup dijadwalkan menyambangi Seoul, Taipei, dan Bangkok pada musim panas ini.
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Di Ujung Waktu dari Namira Anjali berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Dalam debutnya, EL CAPITXN berkolaborasi dengan dua nama besar: Taehyun dari TOMORROW X TOGETHER dan musisi asal Amerika Serikat, Jeremy Zucker.
Melalui Ms. I Thrift Everything, Hongjoin membawa pendengar kembali ke era musik Y2K yang hangat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved