Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
VOKALIS grup band Coldiac, Sambadha, resmi meluncurkan karya solo perdananya melalui single bertajuk Si Bungsu.
Langkah ini menandai babak baru dalam perjalanan musikalnya, saat ia mengeksplorasi sisi personal yang lebih dalam tanpa meninggalkan perannya di dalam band.
Single ini menjadi pembuka bagi mini albumnya, Ruang Ruang Sandar, yang dijadwalkan rilis pada 10 April 2026 mendatang.
Si Bungsu lahir dari proses reflektif Sambadha dalam mendekatkan diri kembali kepada keluarga dan rumah.
Lagu ini membedah dinamika peran dalam keluarga yang sering kali tidak disadari.
Sebagai anak bungsu, Sambadha ingin mendobrak stigma bahwa posisi terakhir dalam silsilah keluarga selalu identik dengan kebebasan tanpa beban atau perlindungan berlebih.
Di balik citra carefree yang sering disematkan pada anak bungsu, Sambadha mengungkapkan adanya beban-beban tak terlihat dan ekspektasi yang tak terucap. Ada keinginan mendalam untuk dimengerti yang sering kali tersimpan rapat dalam diam.
"Aku dan anak bungsu lainnya mungkin juga menjadi yang pertama menyaksikan orangtua kami mulai memudar kesehatan dan kesejahteraan finansialnya, kami juga yang menyaksikan transisi rumah yang dulunya ramai, kini kian sepi," cerita Sambadha mengenai keresahan yang dituangkannya ke dalam lirik.
Inspirasi narasi dalam lagu ini dipetik dari fragmen kehidupan sehari-hari; mulai dari obrolan kecil, gestur sederhana, hingga kenangan keluarga yang membekas lama.
Melalui karya ini, Sambadha berharap pendengar dapat terhubung kembali dengan peran mereka masing-masing dalam cerita keluarga mereka.
Ia ingin mengajak pendengar untuk lebih lembut terhadap diri sendiri dan memberi izin untuk tumbuh dalam linimasa masing-masing tanpa harus memiliki jawaban atas semua pertanyaan hidup.
Melengkapi perilisan audio, Sambadha juga merilis official visualizer di kanal YouTube pribadinya.
Seluruh aspek visual dalam karya ini dikonsepkan secara mandiri oleh Sambadha dengan mengambil latar di berbagai sudut rumahnya.
Keputusan ini diambil secara intensional untuk memperkuat nuansa personal dan grounding, selaras dengan esensi mini album Ruang Ruang Sandar yang berfokus pada percakapan batin tentang diri, keluarga, dan orang-orang terdekat.
Kehadiran Si Bungsu menjadi jembatan emosional bagi para pendengar untuk menantikan narasi utuh yang akan tersaji dalam Ruang Ruang Sandar pada April mendatang. (Z-1)
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Di Ujung Waktu dari Namira Anjali berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Pengumuman ini menandai babak baru bagi Celine Dion setelah empat tahun berjuang melawan Stiff Person Syndrome kondisi neurologis langka yang sempat melumpuhkan dirinya.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Melalui tur bertajuk Turn The Page in Asia, Sirup dijadwalkan menyambangi Seoul, Taipei, dan Bangkok pada musim panas ini.
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Di Ujung Waktu dari Namira Anjali berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Dalam debutnya, EL CAPITXN berkolaborasi dengan dua nama besar: Taehyun dari TOMORROW X TOGETHER dan musisi asal Amerika Serikat, Jeremy Zucker.
Melalui Ms. I Thrift Everything, Hongjoin membawa pendengar kembali ke era musik Y2K yang hangat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved