Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI content creator sekaligus ayah dua anak, Yoga Arizona, liburan bukan sekadar soal jalan-jalan atau pergi ke tempat populer. Baginya, momen liburan justru menjadi waktu penting untuk benar-benar memahami kebutuhan dan minat anak-anaknya.
Yoga mengaku, sebagai orangtua, ia belajar untuk tidak memaksakan agenda liburan berdasarkan keinginan pribadi. Menurutnya, yang paling penting adalah memastikan anak merasa nyaman dan bahagia dengan aktivitas yang dipilih.
“Kadang orangtua tuh pengin liburan karena bapak ibunya pengin. Padahal anaknya belum tentu nyaman. Jadi kalau aku, liburan itu balik lagi ke minat anaknya,” ujar Yoga kepada awak media saat menghadiri acara bebelac, Jumat (19/12).
Alih-alih memaksakan perjalanan jauh atau agenda padat, Yoga memilih aktivitas yang benar-benar disukai anak-anaknya dan memberi mereka ruang untuk bereksplorasi.
Yoga bahkan bercerita, ketika menawarkan sebuah aktivitas bermain yang berbeda dari biasanya, respons anak-anaknya justru di luar dugaan. Antusiasme itu terlihat sejak awal hari.
“Kemarin pas aku tawarin ke sini, mereka bangun pagi banget. Padahal aku bilangnya nanti siang. Itu tandanya mereka memang excited,” katanya sambil tertawa.
Menurut Yoga, antusiasme anak menjadi sinyal penting bahwa aktivitas tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka. Baginya, liburan ideal adalah ketika anak-anak merasa senang tanpa harus dipaksa.
Sebagai ayah, Yoga juga cukup tegas soal penggunaan gawai saat liburan. Ia dan sang istri berusaha mencari cara agar anak-anak tetap aktif dan tidak menghabiskan waktu seharian di depan layar.
“Kalau pas liburan itu PR-nya lumayan. Gimana caranya biar mereka tetap aktif, nggak bosan, dan nggak gadget terus,” ungkapnya.
Karena itu, dirinya cenderung memilih aktivitas yang melibatkan gerak fisik, eksplorasi, dan interaksi langsung dengan lingkungan maupun teman sebaya. Menurutnya, anak-anak memang memiliki energi besar yang perlu disalurkan dengan cara yang tepat.
Yoga juga menyadari bahwa anak yang aktif tentu membutuhkan perhatian ekstra, termasuk soal kondisi fisik dan asupan energi. Ia menilai, tantrum pada anak kerap terjadi bukan tanpa alasan.
“Kalau tantrum itu fair. Biasanya karena mereka capek atau bingung maunya apa. Jadi kebutuhan mereka, termasuk makan dan minum, juga harus dipikirkan,” jelasnya.
Sebagai orangtua, Yoga mengaku liburan justru menjadi momen di mana perannya semakin terasa. Mulai dari mengatur aktivitas, memastikan anak nyaman, hingga menjaga suasana tetap menyenangkan.
Bagi seorang Yoga Arizona, liburan bersama anak bukan soal seberapa jauh pergi atau seberapa mewah tempat yang dikunjungi. Yang terpenting adalah pengalaman baru yang bisa dirasakan anak dan waktu berkualitas yang terbangun bersama keluarga. (Z-1)
Masa depan persepsi politik publik sangat bergantung pada literasi media dan kesadaran kritis masyarakat.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mendukung penuh instruksi pihak Istana kepada Polri untuk menginvestigasi rangkaian teror yang menimpa sejumlah aktivis dan influencer.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta pihak kepolisian segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap dalang di balik aksi intimidasi tersebut.
KEBEBASAN berpendapat di media sosial menjadi salah satu wujud nyata demokrasi di era digital.
Pihak dari pemerintah atau yang merasa diri bagian dan penguasa? Itulah yang harus diungkap oleh jajaran pemerintahan Prabowo Subianto. Mampukah mereka?
LPSK membuka peluang perlindungan bagi aktivis dan influencer yang diduga mengalami intimidasi dan teror usai menyampaikan kritik, termasuk teror fisik dan digital.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Child grooming adalah proses sistematis untuk mempersiapkan anak menjadi korban pelecehan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved