Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND Kataswara kembali menyapa pendengar dengan single terbaru mereka, Menyesal Baca Berita, sebuah karya yang menangkap kegelisahan dan keputusasaan kolektif di tengah pusaran informasi yang kian bising.
Dirilis sebagai respons atas kejenuhan konsumsi berita, lagu ini hadir bukan sebagai amarah yang berteriak, melainkan sebagai keluhan lirih dari generasi yang merasa terlalu banyak tahu namun perlahan kehilangan denyut manusianya.
Berbeda dengan lagu protes yang sarat ledakan, Menyesal Baca Berita memilih nuansa hitam dan putih untuk menumpahkan rasa 'muak, getir, dan kosong' yang lahir dari rutinitas membaca dunia.
Kataswara menggambarkan fenomena ketika fakta kini sering kali terasa menjadi hiburan, sementara kesedihan berubah menjadi tontonan.
Lagu ini diposisikan Kataswara sebagai sebuah *monumen kecil* bagi kebingungan kolektif. Dalam rilis persnya, mereka menyebut lagu ini seperti asap yang tak mau hilang: samar, pahit, namun nyata di dada.
"Menyesal Baca Berita bukan tentang berita itu sendiri," tulis Kataswara. "Melainkan tentang manusia yang perlahan lelah menjadi saksi."
Kelelahan ini diterjemahkan ke dalam aransemen musik alternative yang cerdas, bergerak dinamis di antara kesunyian dan ledakan emosional. Aransemen ini sengaja diciptakan untuk menghadirkan ruang bagi pendengar agar dapat berhenti sejenak, merenung, atau sekadar menarik napas dari rotasi dunia yang terasa tanpa arah.
Salah satu kekuatan utama lagu ini terletak pada kejujuran dan sarkasme dalam lirik. Kataswara mengajak pendengar menertawakan absurditas zaman melalui bait-baitnya yang puitis dan mengena.
"Buka mata, serasa tak ada kepala / Penguasa bersuara, tak lain hanya bercanda."
Lirik tersebut menyoroti jurang antara janji kesejahteraan yang terdengar indah dengan realitas yang tidak jelas ditujukan untuk siapa.
Kataswara berpendapat bahwa membaca berita kini terasa seperti menatap cermin retak yang, ironisnya, tetap kita pandangi terus menerus.
“Kami hanya ingin jujur membaca berita hari ini bisa membuat siapa pun kehilangan kepala,” ungkap mereka, menekankan bahwa di balik segala yang kita ketahui, ada bagian dari diri kita yang perlahan ikut mati.
Menyesal Baca Berita adalah karya yang lahir dari kejujuran dan kelelahan murni.
Kataswara tidak menawarkan solusi, melainkan memberi ruang bagi pendengar untuk tertawa, menyesal, dan merenung bersama. Ini adalah sebuah doa sumbang bagi mereka yang masih percaya bahwa kebenaran bisa disuarakan dengan cara yang puitis, sarkastik, dan jujur. (Z-1)
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved