Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND Kataswara kembali menyapa pendengar dengan single terbaru mereka, Menyesal Baca Berita, sebuah karya yang menangkap kegelisahan dan keputusasaan kolektif di tengah pusaran informasi yang kian bising.
Dirilis sebagai respons atas kejenuhan konsumsi berita, lagu ini hadir bukan sebagai amarah yang berteriak, melainkan sebagai keluhan lirih dari generasi yang merasa terlalu banyak tahu namun perlahan kehilangan denyut manusianya.
Berbeda dengan lagu protes yang sarat ledakan, Menyesal Baca Berita memilih nuansa hitam dan putih untuk menumpahkan rasa 'muak, getir, dan kosong' yang lahir dari rutinitas membaca dunia.
Kataswara menggambarkan fenomena ketika fakta kini sering kali terasa menjadi hiburan, sementara kesedihan berubah menjadi tontonan.
Lagu ini diposisikan Kataswara sebagai sebuah *monumen kecil* bagi kebingungan kolektif. Dalam rilis persnya, mereka menyebut lagu ini seperti asap yang tak mau hilang: samar, pahit, namun nyata di dada.
"Menyesal Baca Berita bukan tentang berita itu sendiri," tulis Kataswara. "Melainkan tentang manusia yang perlahan lelah menjadi saksi."
Kelelahan ini diterjemahkan ke dalam aransemen musik alternative yang cerdas, bergerak dinamis di antara kesunyian dan ledakan emosional. Aransemen ini sengaja diciptakan untuk menghadirkan ruang bagi pendengar agar dapat berhenti sejenak, merenung, atau sekadar menarik napas dari rotasi dunia yang terasa tanpa arah.
Salah satu kekuatan utama lagu ini terletak pada kejujuran dan sarkasme dalam lirik. Kataswara mengajak pendengar menertawakan absurditas zaman melalui bait-baitnya yang puitis dan mengena.
"Buka mata, serasa tak ada kepala / Penguasa bersuara, tak lain hanya bercanda."
Lirik tersebut menyoroti jurang antara janji kesejahteraan yang terdengar indah dengan realitas yang tidak jelas ditujukan untuk siapa.
Kataswara berpendapat bahwa membaca berita kini terasa seperti menatap cermin retak yang, ironisnya, tetap kita pandangi terus menerus.
“Kami hanya ingin jujur membaca berita hari ini bisa membuat siapa pun kehilangan kepala,” ungkap mereka, menekankan bahwa di balik segala yang kita ketahui, ada bagian dari diri kita yang perlahan ikut mati.
Menyesal Baca Berita adalah karya yang lahir dari kejujuran dan kelelahan murni.
Kataswara tidak menawarkan solusi, melainkan memberi ruang bagi pendengar untuk tertawa, menyesal, dan merenung bersama. Ini adalah sebuah doa sumbang bagi mereka yang masih percaya bahwa kebenaran bisa disuarakan dengan cara yang puitis, sarkastik, dan jujur. (Z-1)
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Lakuna, band yang aktif sejak 2021, menyuguhkan perpaduan musik pop alternatif dan folk dengan balutan distorsi halus serta melodi yang emosional.
Baik Saja merupakan single ketiga yang dipersiapkan Tsabita Ailsha untuk melengkapi album perdananya yang dijadwalkan rilis penuh pada Juli 2026 mendatang
Dirilis pada 20 Maret 2026, single Bulan Bintang, Garis Menyilang mengangkat tema cinta kasih yang tumbuh di tengah perbedaan keyakinan serta keberanian untuk tetap bertahan.
PIKOTARO menggandeng penyanyi berbakat asal Filipina yang menetap di Jepang, Beverly, untuk mengisi vokal. di lagu Pee Poop Party People.
Dunia Suka Bercanda dari Tommy Limmm hadir sebagai lagu yang jujur dan ringan, namun tetap membawa pesan reflektif tentang perjalanan hidup yang sering kali melenceng dari rencana manusia.
Album Sunshine akan menjadi karya terbaru Jungle setelah kesuksesan masif album Volcano pada 2023.
Dalam EP ini, PREP merangkum nuansa jazz dekade 1970-an, musik rock dan soul ala West Coast Amerika Serikat, serta teknik produksi khas era 80-an.
Ajang penghargaan musik internasional terbesar di Jepang, Music Awards Japan (MAJ) 2026, siap digelar untuk tahun kedua pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Lagu Sikilku Iso Muni dibawakan langsung oleh dua aktor utama film Na Willa, yakni Luisa Adreena dan Azamy Syauqi.
Lakuna, band yang aktif sejak 2021, menyuguhkan perpaduan musik pop alternatif dan folk dengan balutan distorsi halus serta melodi yang emosional.
Vionita Sihombing kini tengah menjalani fase pendewasaan karier yang lebih personal, beralih dari sekadar penyanyi teknis menjadi seorang pendongeng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved