Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ARTIS sekaligus pengusaha skincare Maryame, Dewi Hani Jayanti, resmi meluncurkan single terbarunya berjudul Karena Kucinta Dia. Lagu ini menandai eksplorasi artistik Dewi dalam memadukan narasi personal yang mendalam dengan dunia musik dan kecantikan.
Diproduksi di bawah label Rocket Room, Karena Kucinta Dia mengangkat tema universal yang menyentuh hati: cinta seorang anak kepada ibunya yang telah tiada.
Lagu ini diciptakan oleh Yerry Meiryan, yang dikenal sebagai anggota T-Five dan merupakan suami sekaligus partner kreatif Dewi.
Dengan aransemen yang megah, single ini menyuguhkan pengalaman musikal yang emosional. Aransemen orkestra dan paduan suara (choir) dalam lagu ini diisi oleh mahasiswa Seni Musik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, memberikan nuansa dramatis dan kaya pada komposisinya.
Menyuarakan pesan utama di balik lagu tersebut, Dewi Hani Jayanti menjelaskan motivasinya.
"Saya ingin menyuarakan bahwa kehilangan bukan hanya akhir, tapi juga pengingat bahwa cinta kita tidak hilang," ujar Dewi dalam sebuah pernyataan tertulis.
Peluncuran single ini juga istimewa berkat pendekatan visual dan naratif yang menyeluruh. Untuk mendukung citra premium dari karya ini, fotografer kenamaan Rio Motret turut ambil bagian sebagai penata visual untuk kampanye digital dan offline, menghasilkan serangkaian foto yang elegan.
Selain versi video klip utama yang menampilkan Dewi bersama orkestra dan choir, versi kedua akan segera dirilis dengan menghadirkan storyline yang secara kuat menggambarkan hubungan emosional antara anak dan ibu, guna memperkuat pesan lagu.
Dewi Hani Jayanti juga memanfaatkan momentum ini untuk menciptakan sinergi antara karya musiknya dan brand skincare yang ia miliki, Maryame. Ia melihat adanya keterkaitan erat antara kedua bidang tersebut.
"Bagi saya, musik dan brand Maryame berjalan berdampingan," tutur Dewi. "Saat kita berbicara tentang river of emotions, kita juga berbicara tentang self-care, healing, dan self-love."
Kampanye peluncuran Karena Kucinta Dia dirancang secara multiplatform untuk menjangkau pendengar di era digital. Strategi ini meliputi teaser di TikTok dan Instagram, hingga kampanye User Generated Content (UGC) dengan tagar #KarenaKucintaDia.
Kampanye ini mengajak publik untuk berbagi kisah dan pengalaman kehilangan mereka, membangun koneksi emosional yang mendalam dengan *single* tersebut.
Rangkaian acara pendukung lainnya, seperti live event digital dan pop-up store Maryame, juga direncanakan akan hadir bulan depan.
Dengan narasi yang personal, visual yang premium, dan integrasi brand yang mulus, single Karena Kucinta Dia menegaskan peran Dewi Hani Jayanti sebagai sosok kreatif masa kini—bukan hanya sebagai penyanyi dan pengusaha, tetapi juga sebagai narator yang mampu menyampaikan kisah cinta dan kehilangan dengan apik.
Saat ini, single Karena Kucinta Dia sudah dapat didengarkan di berbagai platform pemutar musik digital. (Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved