Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS dan penyanyi Ardina Rasti berbagi cerita mengenai pandangannya tentang pentingnya mencintai diri sendiri.
Rasti mengaku kerap menjadi sasaran komentar negatif tentang penampilannya terutama soal gigi, namun dirinya memilih untuk tidak ambil pusing dan tetap percaya diri.
"Aku tuh paling sering dibully tuh gigi, giginya jelek dari dulu sampai sekarang. Ya enggak apa-apa, kalau ada orang yang mau permasalahkan ya silakan. Cuma kita harus, balik lagi, harus cintai diri kita sendiri," kata Ardina Rasti, dikutip Jumat (3/10).
Perempuan kelahiran tahun 1986 itu juga memilih tampil apa adanya terutama dalam perawatan wajahnya yang tampak awet muda tidak melakukan prosedur treatment ekstrem.
"Jujur sampai detik ini aku enggak pernah treatment aneh-aneh aja, enggak pernah filler, botox," ungkap Rasti.
Menurut dia, pentingnya menghargai kelebihan diri dibanding terus-menerus memikirkan kekurangan. Fokus pada hal penerimaan diri
membuatnya merasa lebih tenang dan percaya diri.
"Jangan fokus sama kekurangan kita, cuma fokus sama kelebihan kita. Jadi kita engga berasa kurang terus. Itu yang menurut aku jadinya enggak pingin merubah apapun yang ada di fisik aku dan turns out baik-baik aja," tutur dia.
Dalam menjaga kebugaran tubuhnya, Rasti juga melakukan HIIT (High Intensity Interval Training) di rumah sebagai solusi olahraga cepat dan efektif.
"Karena aku juga seorang ibu jadi kalau di rumah ngurus anak, aku harus nyiasatin waktu gimana caranya bisa olahraga. Jadi HIIT itu cukup 4 menit atau 8 menit, pasti keringetan banget," kata dia.
Selain berolahraga, Rasti juga menyukai mengonsumsi minuman herbal seperti jamu membantu kebugaran tubuhnya.
"Cuma emang dibantu sama aku doyan banget minum jamu, apa aja mau beras kencur, kunyit asem, yang pahit-pahit juga aku suka. Jadi itu
membantu banget sih, saat lagi enggak enak badan aku nyari yang herbal-herbal," ujarnya.
Ardina Rasti juga menandai kembali ke dunia musik dengan mempersembahkan single terbaru dengan judul Hati-Hati Dengan Hatiku.
Lagu Hati-Hati Dengan Hatiku sepenuhnya ditulis oleh Ardina Rasti yang suarakan makna kesetaraan cinta.
"Liriknya memastikan bahwa pasangannya serius sama kita. Tapi makna yang lebih dalam adalah jangan lupa untuk hati-hati dengan hati kita
sendiri, yang paling harus dijaga, sebelum cari cinta, jangan lupa cintai diri kita dulu," pungkas Ardina Rasti. (Ant/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved