Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERAN Rangga di film Rangga & Cinta, El Putra Sarira, memandang peluncuran film tersebut sebaga kado wisuda buatnya.
"Puji Tuhan kemarin saya baru selesai wisuda, menjadi hadiah wisuda juga," kata El, dikutip Rabu (1/10).
El mengakui bahwa pengalaman beradu peran memang menjadi hal baru buatnya, dalam film bergenre musikal ini ia turut unjuk kemampuan dengan menyanyi.
Pencapaiannya berhasil memerankan tokoh Rangga dalam film ini pun disebutnya tidak lepas dari dukungan orangtua. Meski begitu, orangtuanya senantiasa mengingatkan agar tidak melupakan pendidikan.
"Dari awal (orangtua) pastinya mendukung banget apa yang saya tekuni. Cuma mereka selalu kasih wejangan, jangan sampai tinggalkan kuliah," jelas El.
Film Rangga & Cinta merupakan film produksi ulang yang merujuk dari judul popular yakni Ada Apa Dengan Cinta (AADC) yang dirilis pada 2002.
Film ini disutradarai oleh Riri Riza, dan diproduseri oleh Mira Lesmana, Nicholas Saputra dan Toto Prasetyanto yang akan tayang pada 2 Oktober 2025 di bioskop Indonesia, dan secara perdana telah tayang di festival internasional yakni Busan International Film Festival 2025 (BIFF).
Drama popular era 2000-an itu kini telah dibuat ulang dengan sentuhan yang segar lewat genre musikal dengan menghadirkan sejumlah pemain anyar yang dibintangi Leya Princy sebagai Cinta, El Putra Sarira sebagai Rangga, Daniella Tumiwa sebagai Karmen, Rafly Altama sebagai Mamet, Katyana Mawira sebagai Milly, Kyandra Sembel sebagai Maura, dan Jasmine Nadya sebagai Alya. (Ant/Z-1)
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved