Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR pendatang baru asal Makassar, El Putra Sarira, mengaku gugup memerankan tokoh Rangga dalam film Rangga & Cinta, yang aktingnya langsung dipantau aktor Nicholas Saputra, yang juga co-produser film tersebut dan pemeran Rangga di film Ada Apa Dengan Cinta? (2002).
"Tentu saja saya deg-degan sekali karena langsung dipantau oleh Rangga versi pertama, kata El, dikutip Selasa (4/3).
"tentu saja, Mas Nicholas juga sangat suportif," tambahnya.
Sutradara Riri Riza berpendapat karakter El cukup pantas memerankan Rangga, karena El memiliki sifat yang cenderung kikuk, sama seperti karakter tokoh Rangga yang diperankannya.
"Saya juga selalu enggak pernah kalau enggak nervous," kata El menyetujui pendapat sutradaranya.
Riri Riza berpendapat, kecenderungan seperti itu didapatkan El Putra secara alamiah karena latar belakang sang aktor juga datang dari luar dunia seni peran dan juga dari luar Jakarta.
El Putra, yang lahir pada 24 Desember 2003, diketahui dari profil Linkedin sebagai lulusan SMA Negeri 4 Jayapura. Dia juga sudah menyelesaikan kuliahnya di Universitas DIPA Makassar jurusan Teknik Informatika.
Sejalan dengan latar belakang pendidikannya, El Putra berkarier sebagai Karyawan divisi IT di Indonesian Youth Diplomacy (IYD) Local Chapter Sulawesi Selatan, Makassar sejak Oktober 2023.
Ia mengaku baru pertama berakting dalam sebuah film. Sehingga sangat berterima kasih atas kesempatan dan dukungan yang diberikan semua pemeran dan kru film Rangga & Cinta, terutama kepada Nicholas Saputra, Riri Riza, dan Mira Lesmana. (Ant/Z-1)
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved