Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR pemeran Rangga dalam film Rangga & Cinta: The Rebirth of Ada Apa Dengan Cinta, El Putra Sarira, mengaku terakhir kali mengikuti lomba 17 Agustus saat duduk di bangku SMP, dan paling jago tarik tambang.
"Dulu paling jago tarik tambang, karena itu kan butuh kekompakan tim," kata El, dikutip Senin (11/8).
Saat SMA di Jayapura, pria asal Manokwari, Papua Barat itu cenderung menjadi panitia acara 17 Agustus atau perayaan hari kemerdekaan.
El mengaku suka kerja sama tim, terutama saat mengoordinasi kegiatan bersama-sama dari balik layar.
Sementara pemeran Cinta, Harleyava 'Leya' Princy memiliki kenangan manis soal lomba 17 Agustus karena memenangi lomba balap karung di sekolah.
"Aku selalu menang balap karung karena sengaja memilih satu tim dengan teman yang jago lari," kata Leya.
Berbeda dengan lomba balap karung, Leya mengatakan ia selalu kalah kalau diajak mengikuti lomba makan kerupuk.
Sedangkan pada lomba tarik tambang, ia lebih menjagokan teman-teman kelasnya karena walaupun badannya kecil-kecil, tapi tenaga mereka cukup kuat.
Acara perayaan hari kemerdekaan selalu bisa memberikan pengalaman yang berkesan untuk Leya.
Ia selalu menyukai momen-momen tersebut karena waktunya bisa dihabiskan bersama teman-teman sekolahnya.
"Esensi dari perlombaan kan bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan proses dan pengalaman yang didapat bersama teman-teman,"
kata Leya.
Menyambut perayaan hari kemerdekaan ke-80 pada 17 Agustus mendatang, kedua aktor berharap Indonesia semakin maju dan anak-anak muda di dalamnya semakin luar biasa.
"Semoga kita bisa sama-sama ikutan merangkul satu sama lain. Dan melihat semuanya di kacamata yang lebih indah," kata Leya.
Film Rangga & Cinta: The Rebirth of Ada Apa Dengan Cinta akan mulai tayang di bioskop pada 2 Oktober 2025, bertepatan dengan hari ulang tahun sutradara Riri Riza ke-55 tahun.
Mira Lesmana bersama Nicholas Saputra dan Toto Prasetyanto menjadi produser film Rangga & Cinta, yang disutradarai Riri Riza dan diproduksi Miles Film. (Ant/Z-1)
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Kehadiran hantu-hantu senior tersebut di film Sebelum Dijemput Nenek berfungsi untuk melengkapi teror yang ditebar oleh antagonis utama, Mbah Marsiyem.
Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia menonton konten Indonesia pada 2025, dan 35 tayangan Indonesia berhasil masuk dalam daftar Top 10 Global Netflix.
The Bluff membawa penonton ke Kepulauan Cayman, sebuah wilayah yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Di sinilah kisah Ercell "Bloody Mary" Bodden dimulai.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved